poskomalut.com
baner header

Berkas Korupsi BOP Distan Malut P19

TERNATE-PM.com, Berkas kasus dugaan tindak pidana korupsi Biaya Operasional Penyuluh (BOP) di Dinas Pertanian (Distan) Malut tahun 2018, dikembalikan (P19) jaksa penuntut Kejati Malut ke penyidik Ditreskrimsus Polda Malut. “Jadi berkas kasus dugaan korupsi BOP Distan Malut itu sudah dikembalikan lagi ke penyidik,” kata ketua tim jaksa penuntut melalui Kasi Penkum Kejati Malut Apris Ligua kepada Posko Malut, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, dalam hasil teliti berkas kasus ini, seharusnya yang turut bertanggungjawab dalam hal ini bukanlan satu orang saja seperti si tersangka WM yang sebagai bendahara. Tetapi juga KPA harus turut bertangguangjawab. “Jadi Kadis selaku KPA harus juga tanggungjawab masalah ini bukan si bendahara saja,” ujarnya.

Disisi lain, Dirreskrimsus Polda Malut Kombes Pol Alfis Suhaili saat dikonfirmasi mengaku bakal mengecek kembali berkas kasus tersebut yang P19. “Nanti saya cek dulu ke penyidik,” katanya.

Diketahui kasus pemotongan dana penyuluh di Dinas Pertanian diduga dilakukan oleh bendahara Distan Malut beinisial WM. Dana yang diperuntukkan pembayaran honor 244 orang penyuluh di 10 kabupaten/kota tahun anggaran 2018 dengan senilai Rp 1,2 miliar itu, diduga dikorupsi bendahara.

Modus yang dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran adalah memalsukan tanda tangan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pencairan dana BOP, PNS, tenaga harian, tenaga lepas, tenaga bantu dan tenaga penyuluh. (nox/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: