Berkas Perkara Korupsi Lahan GOR bakal Dilimpahkan ke PN Ternate

Lahan GOR Fagogoru.

WEDA-PM.com, Berkas perkasa kasus tindak pidana korupsi pengadaan lahan gelanggang olahraga (GOR) yang menyeret mantan Kepala Bagian (Kabag), Pemerintahan Setda Halmahera Tengah (Halteng), Rahmat Safrani dalam waktu dekat dilimpahkan ke Pengadilan tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

"Iya, waktu dekat berkas perkara kasus dugaan tipikor lahan GOR kita limpahkan ke Pengadilan Negeri, Ternate,"kata Kasi Pidana Khusus, Kejaksaan Negeri Weda, Eka Hayyer, kemarin. Dia menyatakan, pihaknya saat ini telah memproses administrasi penuntutan. Jika lanjutnya, administrasi penuntutan sudah selesai maka proses selanjutnya  berita acara pelimpahan ke Pengadilan. "Kita masih lengkapi administrasinya,"terangnya.

Tersangka diancam dengan ancam pidana dalam pasal 12 huruf e jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001, tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999, tentang tindak pidana pemberantasan korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sebelumnya kejaksaan Negeri weda, lebih dulu menetapkan mantan Kasubag Pertanahan M Syukur Abbas alias Rani sebagai terpidana korupsi pengadaan lahan GOR. Diketahui, tersangka Rahmat Safrani bersama terpidana Muhammad Syukur Abbas alias Rani yang merupakan mantan Kasubag Pertanahan itu berdasarkan surat keputusan Bupati Halteng nomor 800/KEP/69/2018 tanggal 29 januari 2018 bersama-sama di kantor bagian tata pemerintahan Halmahera Tengah, telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.

Kedua tersangka pada saat penyerahan ganti rugi lahan telah menyalahgunakan kekuasan, memaksa secara tanpa hak dengan cara melakukan pemotongan terhadap pembayaran uang ganti rugi lahan dari pemilik lahan GOR dengan alasan untuk biaya pajak dan biaya ukur senilai Rp632.361.185. (msj/red).

Komentar

Loading...