poskomalut.com
baner header

Brimob Malut Bantu Evakuasi Korban Banjir di Tobelo

TERNATE -PM.com, Tim Search and Rescue (SAR) Kompi I Batalyon A Pelopor Satuan Brigader Mobile (Satbrimob) Polda Maluku Utara melakukan evakuasi korban tertimpa banjir di Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut) pada Senin (2/3/2020).

Komandan Danki I Yon A Pelopor Satbrimob Polda Malut, AKP Mahrus Munir dalam keterangan yang diterima wartawan menyampaikan sekitar pukul 08.30 Wit, di Halut sudah terjadi cuaca buruk hingga turunya hujan hingga saat ini masih terjadi hujan gerimis.

Dimana akibat hujan tersebut mengakibatkan banjir dan meluap air sunggai sehingga mengakibatkan beberapa Desa di Kecematan Kabupaten Halmahera Utara terendam banjir setinggi satu meter atau sebatas ukuran dada orang dewasa.

Kata Mahrus, untuk Desa maupun Kecamatan yang terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi yakni di Desa Leleoto Kecamatan Tobelo Selatan, Desa Yaro Kecamatan Tobelo Timur, Desa Katana Kecamatan Tobelo Timur dan Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat.

Dari informasi ada beberapa Desa yang tertimpa banjir tim SAR Kompi I Batalyon A Pelopor Satuan Brigader Mobile (Satbrimob) Polda Malut yang dipimpin langsung oleh, Komandan Danki I Yon A Pelopor Satbrimob Polda Malut, AKP Mahrus Munir bersama 18 anggota menuju ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi warga yang terdampak banjir dengan perlengkapan SAR Brimob yang disiapkan yakni 5 buah life jaket, 1 unit tenda Pleton.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh kepala Desa Leleoto Hendrik Luisan sekitar pukul 05.00 WIT air mulai meluap menggenangi rumah warga sehingga warga Desa Leleoto kurang lebih 30 rumah terdampak banjir. 

Sedangkan untuk korban jiwa sendiri yang tertimpa banjir kata Mahrus tidak ada namun untuk kerugian material ada di beberapa Desa yakni di Desa Leleoto Kecamatan Tobelo Selatan sebanyak 30 rumah warga terendan air, disusul Desa Yaro Kecamatan Tobelo Timur sebanyak 6 rumah warga terendam air, Desa Katana Kecamatan Tobelo Timur ada jembatan penyeberangan Desa putus mengelami kerusakan, Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat sebanyak 32 rumah warga terendam air, dan 2 rumah warga terbawah arus air dengan kondisi rusak berat.

Mahrus juga menambahkan, hingga sekarang yang terlibat dalam proses evakuasi ini dari instansi terkait juga sudah membantu melakukan proses evakuasi SAR yakni dari TNI, Satuan Brimob, Samapta Polres Halut, Basarnas Tobelo dan BPBD Kabupaten Halut yang sudah menyediakan sebanyak 2 unit spead karet dan life jaket.

Situasi hingga sekarang personel Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut masih tetap melakukan siaga dikarenakan cuaca curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Halmahera Utara. Dan dari pihak Pemerintah Daerah masih mendata berapa jumlah warga yang terdampak banjir dan kerugian.

“Sudah kami buat posko SAR oleh Satuan Brimob Kompi 1 betempat di MTS Hininga Moi Desa Togoli Uan Kecamatan Tobelo Barat serta posko SAR dari Basarnas Tobelo yang bertempat di Desa Loleoto,” pungkasnya. (nox/red)

Dampak Banjir di Halut

Desa             Kecamatan             Status

Leleoto         Tobelo Selatan        30 rumah terendan air

Yaro             Tobelo Timur          6 rumah terendam air

Katana          Tobelo Timur          Jembatan putus/patah (rusak)

Togoliua       Tobelo Barat                     32 rumah terendam air/2 rumah terbawah arus air

Lapangan: Berdasarkan keterangan dari kepala Desa Leleoto Hendrik Luisan bahwa sekitar pukul 05.00 WIT air mulai meluap menggenangi rumah warga. Kondisi tinggi air, diperkirakan sampai satu meter. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: