Bripda R Bantah Tudingan Hamili Pacar dan Enggan Tanggung Jawab

Ilustrasi tespek. (Wikipedia).

TERNATE-pm.com, Oknum anggota polisi benisial R alias Restu membantah tudingan yang menyeret namanya atas kasus dugaan menghamili seorang perempuan.

Sebelumnya, oknum polisi remaja berpangkat Bripda yang bertugas di Ditsamapta Polda Malut diduga menghamili kekasihnya namun menolak bertanggung jawab.

Kepada awak media, Bripda R membantah semua tudingan yang disampaikan NM (19) melalui pemberitaan.

"Terkait dengan penyampaian NM tidaklah benar," kata Restu, Senin (13/2/2023).

Bripda R menceritakan, sebelum hasil USG itu keluar, kedua belah pihak sudah bersepakat secara kekeluargaan. Bahwasanya pertemuan mereka pada Juli bukan Juni sebagaimana yang telah viral di sejumlah media.

"Saya baca di media, dia mengaku kenal saya di bulan April dan dari pengakuan dia, saya dan dirinya berpacaran sudah selama dua bulan lewat media sosial (Instagram -red)," ucapnya.

Ia mengaku, bahwa dirinya memang berkenalan dengan NM lewat Instagram, tapi itu bukan pada April, melainkan saling mengenal diawal Juli 2022.

"Tapi keterangan yang ia sampaikan di media itu berkenalan pada Juni dan terakhir ketemuan juga di bulan yang sama. Padahal kami berdua bertemu itu dipertengahan bulan Juli dan terakhir ketemu itu awal Agustus," bebernya.

Itu hal-hal yang mau saya klarifikasi dari pernyataan-pernyataan dia sampaikan dalam narasi pemberitaan," imbuhnya.

Lebih lanjut ia menyatakan terkait dengan opininya yang mengatakan keduanya bertemu pada Juni, dari peryataan ini kemudiannya diacocokkan dengan hasil USG seakan-akan dari pertemuan sampai NM hamil.

"Padahal dari hasil USG yang disampaikan dokter dari pihak rumah sakit, kalau dia sudah hamil sejak awal Juni sementara kami berdua itu ketemu pertengahan Juli bukan Juni," ungkapnya.

Ia menegaskan, dirinya berani mengungkapkan semua ini atas dasar bukti-bukti yang dimiliki. Baik bukti percakapan dan lainnya.

"Jadi saya bisa nyatakan 100 persen kalau dari pihak perempuan itu tidak bisa membuktikan pertemuan kami pada Juni," tegasnya.

Kandati demikian, dirinya tak memungkiri bahwasanya mereka berdua berkenalan lewat Instagram, dan bahkan saat datang ke Ternate pada 13 Juli itu, dirinya dan NM sempat berhubungan badan seperti yang disampaikan.

"Yang jelas pertemuan kami itu pada Juli bukan Juni, dan bukti check in hotel juga ada dan itu tertanggal 14 Juli," tuturnya.

Lanjut dia, berkaitan dengan laporan yang pihak NM adukan ke Polda Malut semuanya akan diserahkan ke pimpinan.

Memang ini mutlak perbuatan dirinya akan tetapi perbuatan itu dilakukan secara pribadi dan bukan mengatasnamakan institusi.

Di samping itu juga dirinya mengaku, bersedia menanggung semua biaya kalau harus melakukan tes DNA dari calon jabang bayi yang NM kandungan.

"Jika kemudian hasil tes DNA itu tidak terbukti secara pribadi saya akan tuntut balik mereka dan semua biaya telah dikeluarkan dikembalikan ke mereka semuanya," tegasnya.

Komentar

Loading...