poskomalut.com
baner header

Bupati Taliabu Diminta Evaluasi Kontraktor Nakal

TALIABU-PM.com, Bupati Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), H. Aliong Mus diminta agar melakukan evaluasi atas kinerjanya para kontraktor yang sering nakal dalam melakukan pekerjaan proyek di Pulau Taliabu.

Ketua bidang satuan pelajar dan mahasiswa (Sapma), majelis pimpinan cabang pemuda pancasila (MPC PP), Pulau Taliabu, Mufarik Ibrahim kepada posko malut, Senin, (10/2/2020) melalui watsapp dirinya meminta agar Bupati Aliong Mus mengefaluasi kinerja para kontraktor yang beroprasi di Pulau Taliabu. 

“Kontraktor nakal yang dimaksudkan adalah kontraktor yang bekerja hanya sekedar mengejar keuntungan tanpa memikirkan hasil pekerjaan sehingga di pandang perlu untuk Bupati mengevaluasi kinerja mereka karena hasil kerjanya mereka merupakan cerminan keberhasilan program kerja Bupati Aliong Mus selama satu periode,” cetusnya.

Dia mencontohkan, proyek pembangunan masjid terapung Desa Wayo yang terkesan pekerjaannya asal jadi. Ini karena, pekerjaan 2 tiang pancang yang diduga pengecorannya menggunakan material yang tidak sesuai dengan yang tertuang dalam RAB.

“Itu pembangunan masjid terapung desa wayo pekerjaannya diduga hanya asal jadi saja sebab, pengecoran tiangnya diduga tidak memakai material yang sesuai dengan RAB, namun mereka hanya memakai Ampas Domato bukan kerikil pecah,” beber Mufarik.

Berdasarkan informasi yang tertuang dalam papan proyek, pelaksanaan pekerjaan itu tidak menggunakan waktu yang cukup lama. Untuk itu, pihaknya menilai, hal ini merupakan bukti tidak transparansinya pihak rekanan dalam menginformasikan kepada masyarakat dan juga tidak serius dalam bekerja.

“Coba lihat papan proyeknya itu, tidak ada kejelasan waktu pelaksanaan selesainya kapan. Padahal wajib bagi mereka untuk informasikan itu kepada masyarakat, terutama warga masyarakat desa wayo sebab itu sudah menjadi aturannya. Untuk diketahui, pekerjaan pembangunan masjid terapung desa wayo dikerjakan oleh CV. SBU, menggunakan APBD Pulau Taliabu tahun 2019 sebesar Rp 2, 5 miliar,” jelasnya. (Cal/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: