BWS Malut Sampaikan Kendala Penyerahan Aset Irigasi ke Pemda

Bendungan Wasile, Haltim.

TERNATE-pm.com, Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara mengonfirmasi terkait kendala penyerahan bangunan irigasi sebagai aset pemerintah daerah.

Irwan Mohamad, PPK Sungai dan Pantai II menyampaikan, sejauh ini kendala yang dihadapi Pemda yakni Operasisonal Pemiliharaan (OP) irigasi maupun bendungan.

BWS sendiri sangat bersedia menyerahkan bangunan irigasi maupun bendungan sebagai aset pemerintah kabupaten atau provinsi. Meski begitu, point yang harus diperhatikan yakni OP.

Lanjutnya, dikhawatirkan, jika diserahkan ke Pemda atau Pemprov, nanum tidak ada organisasi OP yang siap, termasuk ketersedian anggaran, bisa berimbas pada aset yang sudah dibangun.

“Kalau itu tidak ada, takutnya aset yang sudah kami bangun belum sepenuhnya berdamak positif pada masyarakat sudah rusak, ini kan kami sayangkan juga,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Dirinya menyebut, pengelolaan irigasi dan bendungan bukan hanya pada pembersihan sendimen rumput liat di areal bangunan.

“Kita harus memahani pengelolaanya bukan hanya itu,” ucapnya.

Dirinya menyebut sudah berkoordinasi dengan bidang irigasi di kemtrian, kebijakan yang disarankan aset tetap berada di bawah BWS.

“Pertimbangannya karena kami punya ketersediaan anggaran untuk OP,” singkatnya.

Meski begitu, dirinya mengaku belum mengetahui pasti berapa aset irigasi dan bendungan yang sudah diserahkan ke Pemda dan Pemprov.

“Itu kan ada PPK-nya sendiri. Nanti ada waktu kita sama-sama tanya ke mereka sudah berapa aset yang sudah diserahkan. Saya tidak bisa bilang, takutnya salah lagi,” tukasnya.

Komentar

Loading...