poskomalut.com
baner header

Dakwaan JPU Terhadap Suzana dan Hendrik Cacat Yuridis

TERNATE-PM.com, Hendra Karianga Ketua tim kuasa hukum terdakwa Zusana dan Hendrik Gorda, menegaskan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ternate, disidang perdana pekan kamarin sesuai hukum undang-undang hukum acara pidana cacat yuridis. “Kami tetap keberatan atas dakwaan JPU kepada klien kami di sidang perdana di pengadilan pekan kemarin. Paslanya sesuai pasal 143 di kitab hukum acara pidana cacat demi yuridis dakwaan tersebut,”tegas Hendra Karianga, kepada Posko Malut via hendpone Minggu kemarin.

Menurutnya, pihaknya secara tim juga menyikapi dakawaan tersebut sangatlah sumir, karena semua uraian berdasarkan cerita terpidana Adit. Karena Adit itu adalah terdakwa yang kemudian bersaksi sebagai saksi mahkota, dalam amatan hukum saksi mahkota itu keterangannya sangat lemah dijadikan alat bukti.”Jadi cerita-cerita Adit itu tidak bisa dipakai untuk menjadi fakta hukum untuk menjerat orang atau mendakwa orang,”ujarnya. Di sisi lain Kasi Pidum Kejari Ternate Pardi Mutalib mengatakan pihaknya tetap meyakinkan fakta hukum dan dalili hukumnya yang sudah didakwakan ke kedua terdakwa sudah sesuai dan majelis hakim yang menjadi penentu untuk memutuskan perkara tersebut.”Semuanya nanti dilihat dalam persidangan saja,”singkatnya. (nox/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: