poskomalut.com
baner header

Danpom Ternate Gelar Razia Gabungan di Hotel Penginapan

TERNATE -PM.com, Datasmen Polisi Militer (Danpom) XVI/1 Ternate melaksanakan razia gabungan di Hotel dan penginapan yang ada di wilayah Kota Ternate. Operasi gabungan ini dipimpin langsung Pasi Gakum Denpom XVI/1 Ternate, Kapten Cpm Candra diikuti oleh personel gabungan TNI Polri serta anggota Satpol PP Kota Ternate untuk menyasar para anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di hotel dan penginapan.

Pasi Gakum Denpom XVI/1 Ternate, Kapten Cpm Candra usai razia gabungan menyampaikan operasi ini merupakan operasi gaktib Polisi Militer waspada wira parang IV tahun 2019 di wilayah hukum Korem 152 Babullah Ternate. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya pelanggaran terhadap anggota TNI yang bertugas di wilayah Korem 152 Babullah Ternate. Untuk itu kami selaku Polisi Militer bertujuan untuk selalu melakukan razia secara rutin agar bisa memanilisir terjadinya angka pelanggaran yang dilakukan oleh anggota TNI saat bertugas.

Kata Candra, razia gabungan yang kami lakukan ini melibatkan dari satuan Denpom XVI/1 Ternate sebanyak 10 orang, tim Intel Korem 152 Babullah sebanyak 2 orang, anggota Provos dari Propam Polda Malut 2 orang dan anggota Provos Satpol PP Kota Ternate 6 orang.

“Apabila dalam razia gabungan ini ditemukan oknum anggota militer maupun anggota Kepolisian maka akan dimintai keterangan. Apabila ditemukan pasangan yang bukan suami istri maka akan ditangani langsung Satpol PP Kota Ternate,” katanya. Razia itu, tim mulai dari penginapan Trimujur di Kelurahan Kota Baru, lanjut ke penginapan Wisma Nusa Hulawano Kelurahan Kota Baru, penginapan Sulawesi Kelurahan Bastiong, penginapan Tamasa Kelurahan Bastiong, penginapan, Cahaya Baru Kelurahan Tanah Tinggi, Hotel Anda Baru Kelurahan Gamalama dan terakhir di D’Premiere Karaoke dan Cafe Kelurahan Gamalama.

“Dari hasil razia gabungan yang dilakukan ini telah kami temukan pasangan bukan suami istri sehingga langsung ditanggani Satpol PP Kota Ternate,” kata Candra kepada wartawan, Rabu (18/12) malam kemarin. Candra mengaku dalam pelaksanaan razia gabungan tidak menemukan anggota TNI maupun Polisi. “Kami akan tetap lakukan operasi karena operasi ini merupakan kegiatan rutin setiap triwulan, bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran anggota TNI,” pungkasnya. (nox/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: