DAU Tidore Masih Tersisa Rp 14 Miliar

Mansur (Kepala BPKAD Tidore)

TIDORE-PM.com, Keterlambatan penyampaian laporan ke Pemerintah Pusat, melalui  Kementrian Keuangan oleh Pemerintah Kota Tidore, mengakibatkan  terjadinya kekurangan penerimaan dana alokasi umum (DAU) senilai Rp 14 milliar, seharusnya masuk ke kas daerah untuk kepentingan pembiayan kegiatan dan sejumlah program Pemerintah  Kota Tidore.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan asset daerah (BPKAD) Mansur, kepada sejumlah wartawan menyampaikan, keterlambatan ini terjadi karena pihaknya terlambat memasukan laporan ke Pemerintah pusat. Akibat dari itu, DAU yang seharunya diterima sebesar Rp 39 Milliar  seluruhnya belum ditransfer Pemerintah pusat.

’’Bulan ini sudah masuk Rp 5 milliar, masih tersisa Rp 14 milliar. Anggaran ini cair setelah masuknya laporan Pemkot Tidore atas hasil Refocusing APBD dlma penanganan Covid ,’’ kata Mansur.

Meskipun demikian, pihak BPKAD menyatakan  telah melakukan pengiriman laporan pagi kemarin ke Pemerintah pusat untuk diperiksa kembali, apakah sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) apa belum.

’’Laporan sudah kami kirim pagi tadi ( kemarin) tinggal mereka periksa, kalau sudah sesuai dengan PMK maka sisa DAU akan ditranfer ke Pemerintah daerah,’’ singkat Mansur. (mdm/red)

Komentar

Loading...