Demo BBM, 1.000 Personil Disiagakan Kawal Rencana Aksi Jilid IV di Ternate

Demontrasi tolak kenaikan harga BBM di Kota Ternate. Foto Zulham-pm.com

TERNATE-PM.com, Mahasiswa di Kota Ternate, Maluku Utara bakal kembali menggelar aksi lanjutan terkait penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sebelumnya, pada 11 April 2022, ribuan mahasiswa di Indonesia tak terkecuali di Maluku Utara secara serentak turun ke jalan menggelar unjuk rasa penolakan kebijakan Pemerintah Pusat yang menaikkan harga BBM, 1 April 2022 lalu.

Khususnya di Kota Ternate, meski dalam suasana bulan ramadan, aksi protes kebijakan nasional ini terus bergulir hingga berjilid. Di mana pada 18 April, aksi Jilid II kembali digelar di tiga titik berbeda yakni di Kampus FKIP Unkhair, Kantor Wali Kota Ternate dan PT Pertamina Persero.

Unjuk rasa di depan Kampus FKIP Unkhair, ribuan mahasiswa memblokade dua ruas jalan menuju Bandara Baabullah Ternate kurang lebih 6 jam. Akibatnya akses ke bandara terhambat.

Aksi itu berujung pada kericuan antara aparat kepolisian dan mahasiswa. Selain itu juga diwarnai dengan tindakan represif oknum Brimob terhadap masa aksi yang menuai kecaman publik.

Di hari yang sama, ribuan mahasiswa juga menggelar aksi di depan Kantor Wali Kota Ternate. Aksi itu berjalan damai hingga dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian dengan dalih telah melewati batas waktu menyampaikan aspirasi di depan umum, atau tepat pada pukul 18.00 WIT. Pembubaran paksa itu memicu kericuan yang terbilang sadis. Pasalnya, aparat keemanan membubarkan masa aksi secara brutal.

Dan, satu titik aksi lagi di Pertamina Jambula, Kota Ternate. Aksi tersebut berjalan damai.

Meski sudah dua kali turun aksi, dan selalu diperhadapkan dengan aparat kepolisian. Mahasiswa di Kota Ternate kembali berdemonstrasi dengan tuntutan yang sama.

Aksi tolak BBM jilid III digelar pada 21 April, mahasiswa kembali meblokade Pertamina Jambula Ternate. Aksi boikod itu berlangsung sejak pukul 10.WIT pagi hingga dibubarkan paksa oleh kepolisian pada pukul 18.00 WIT sore. Unjuk rasa jilid III ini berujung pada penangkapan sejumlah mahasiswa yang diduga melakukan pengrusakan mobil water canon milik Polisi.

Kabar aksi jilid IV kembali mencuat. Ini setelah seruan aksi melalui flayer menyebar luas di media sosial. Rencana unjuk rasa bakal berlangsung di beberapa titik di Kota Ternate, diantaranya di depan Mapolda Maluku Utara.

Menggapi rencana aksi tersebut, Polres Ternate siagakan 1.000 personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP untuk pengawalan rencana unjuk rasa tolak kenaikan BBM Jilid IV, 25 April 2022.

"Sejumlah petugas akan disebar ke titik pengamanan menjelang aksi unjuk rasa pada Senin 25 April 2022," ungkap Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo, kepada awak media, Minggu (24/4/2022).

Andik meminta kepada masyarakat agar menghindari jalan atau lokasi unjuk rasa. Serta mengimbau kepada para pengunjuk rasa agar mematuhi aturan penyampaian pendapat di muka umum, dan dilakukan dengan damai.

"Kami siap untuk mengawal kegiatan tersebut," singkat Andik.

Komentar

Loading...