Alami Luka Sobek di Kepala Tujuh Jahitan

Demo Tolak BBM di Ternate Ricuh, 15 Mahasiswa Diamakan, Satu Polisi Jadi Korban Lemparan Batu

TERNATE-pm.com, Unjuk Rasa (Unras) ratusan mahasiswa yang memblokade jalan Bandara Sultan Baabullah Ternate berakhir ricuh.

Satu anggota Polisi dikabarkan menjadi korban lemparan batu dari masa aksi.

Kapolres Ternate AKBP Andik Purnomo Sigit mengatakan, bererapa minggu kemarin Unras berjalan damai, namun hari ini massa aksi yang bertindak anarkis sampai melemparkan batu ke petugas kepolisian.

"Sehingga seperti yang saya sampaikan, pengamanan di sini pun ada aturannya, dilarang menyerang petugas yang sedang bertugas, dilarang memprovokasi. Setiap aksi unjuk rasa ada izinnya, namun hari ini tidak ada izinnya," ujar Andik usai aksi, Senin (19/9/2022).

Adapun satu anggota polisi yang menjadi korban lemparan batu dari masa aksi yakni Kasat Intel Polres Ternate, IPTU Guntur Wahyu Setyawan.

"Kasat Intel korban lemparan batu dari massa aksi dan terdapat tujuh jahitan di kepala," ungkapnya.

Lanjut Kapolres, Polisi bertindak sesuai dengan aturan, maka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Tolong berkodinasikan, kami tetap siap untuk mengamankan apabila ini berjalan lancar dan aman, kami ikuti terus sampai selesai, tapi ternyata massa aksi menjadi brutal dan anarkis akhirnya terjadi hal yang tidak diinginkan,"ucapnya.

Sementara ini terdapat 15 mahasiswa yang diamakan petugas kepolisian.

Komentar

Loading...