Diduga Jadi Sarang Narkoba, PP Halsel Minta Bungalow Cafe Ditutup Permanen

Tampak depan Cafe Bungalow Satu.

LABUHA-pm.com, Peredaran trihex dan prekusor yang termasuk jenis obat narkotika psikotropika golongan IV mulai mencuat usai salah satu pemuda asal Kota Manado, Sulawesi berinisial FM dibekuk Tim Res Narkoba Polres Halmahera Selatan pekan kemarin.

FM diamankan di Cafe Bungalow Satu, Desa Marabose, Kecamatan Bacan disertai barang bukti sebanyak 732 butir thirex dan prekusor.

Tersangka FM menjadi salah satu pengedar narkotika selama berada di lingkungan Cafe Bungalow. Uniknya, peredaran barang berbahaya tersebut tidak diketahui pemilik Cafe Bungalow Satu, Tiong San. Ini diakui Tiong San saat dikonfirmasi awak media Selasa, 25 Juli 2023 kemarin.

Sementara, FM juga tinggal di sebuah indekos milik Tiong San bersama seorang perempuan, diketahui merupakan kekasihnya yang berprofesi sebagai pemandu lagu (ledies) di Cafe Bungalow Satu.

Dari perbuatannya, FM dijerat pasal 196 dan atau 197 Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 10 sampai 15 Tahun penjara.

Merasa bertanggung jawab terhadap generasi muda, Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Halmahera Selatan mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas hiburan malam secara permanen, khususnya di Cafe Bungalow Satu yang diduga menjadi tempat peredaran narkotika.

"Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua sebagai generasi bangsa jika, barang haram tersebut dipasarkan bebas maka, generasi kita secara tidak langsung dirusak," pinta Ketua PP Halmahera Selata, Indra Faris, Rabu (26/7/2023).

Untuk itu sambung Indra, aparat penegak hukum khususnya Sat Narkoba Polres Halsel ditantang untuk memberantas kasus-kasus narkotika di Halmahera Selatan.

"Aparat penegak hukum patut diberikan apresiasi atas keberhasilan mengungkap peredaran Narkotika. Untuk itu, Sat Narkoba harus intens melakukan razia-razia di semua tempat hiburan malam," pungkasnya.

Komentar

Loading...