Diduga Jadikan Sarang Judi, Seorang Istri di Halsel Bakar Tempat Usaha Suami

Foto aksi perjudian dan kebakaran rumah.

LABUHA-PM.com, Tindak pidana perjudian dan peredaran minuman keras (miras) layaknya jamur khususnya di tambang emas Desa Anggai Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan.

Uniknya, barang haram tersebut dikategorikan budaya bebas bagi para pekerja setempat. Di mana, rumah-rumah para pekerja serta tempat terbuka dijadikan sarang berjudi.

Hasil penelusuran awak media, ditemukan beberapa rumah warga dijadikan tempat berjudi serta peredaran miras dari jenis Cap Tikus hingga minuman berlabel seperti bir dan wisky. Minuman-minuman beralkohol tersebut dijual bebas.

Hal itu lantas mengundang geram seorang ibu rumah tangga. Pasalnya, diduga faktor keseringan main judi, rumah sekaligus tempat usaha (tromol) milik SR (37) warga Desa Sambiki, Kecamatan Obi di bakar sang istri.

Menurut saksi mata saat ditemui wartawan di lokasi kejadian mengatakan, kebakaran terjadi sekira pukul 11:20 WIT. Di mana api mulai menghembuskan asap hitam dari dalam kamar dan menghanguskan seluruh dinding rumah.

"Istri pemilik rumah itu lebih dulu bakar kelambu tidur kemudian disiram minyak tanah lalu dibakar lagi kompor dibagian dapur," tutur saksi mata yang enggan mau namanya di publikasikan.

Akibat dibakarnya rumah dan tempat usaha tersebut, barang-barang berharga pun ludes dilahap siago merah. Beruntung peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, sementara untuk kerugian materil ditaksir ratusan juta rupiah.

Wa Ade (32) istri dari SR saat ditemui di lokasi kejadian membenarkan rumah tersebut dibakar olehnya. Dikarenakan suami keseringan bermain judi. Bahkan, saat diwawancarai Wa Ade terlihat santai dan tidak ada penyesalan.

"Iya, saya yang bakar siapa mau marah," ujar Wa Ade.

Terpisah, Kapolsek Obi IPDA Rifaldi dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp juga ikut membenarkan kejadian naas tersebut.

"Iya pak, memang benar ada kebakaran di lokasi tromol, dugaan sementara istri dari pemilik tromol yang bakar dikarenakan ada masalah keluarga," ucap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah mendapatkan informasi pihak kepolisian menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Untuk laporan resmi ke Polsek kata Kapolsek, belum dilakukan dikarenakan pemilik rumah meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

"Setelah kami mendapatkan informasi ini, tentulah kami langsung turun ke lokasi untuk mengecek langsung. Sampai saat ini untuk laporan resmi nya ke polsek obi belum ada, hasil keterangan sementara dari korban, korban meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan," tukasnya.

Komentar

Loading...