Diduga Mabuk dan Pukul Warga, Oknum Anggota Polisi di Halteng akan Disanksi

Polres Halteng

WEDA-PM, Seorang anggota Polres Halmahera Tengah (Halteng) berinisial H terancam diproses hukum.  Pasalnya, oknum polisi tersebut mabuk dan memukul seorang karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Kasubag Humas polres Halteng, IPDA Arsyad dikonfirmasi menyatakan, kasus pemukulan yang dilakukan oknum anggota Polres halteng terhadap seorang karyawan IWIP yang merupakan warga Desa Tuada, Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat ini sudah diketahui oleh Kapolres. "Kapolres sudah dengar kejadian ini,"kata Kasubag Humas Ipda, Arsyad, kemarin.

Dia mengatakan, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi tersebut. Dia menegaskan, apabila hasil pemeriksaan dan terbukti oknum polisi itu bersalah maka akan diberikan sanksi. Kasus ini diambil alih Wakapolres.

"Melalui Wakapolres yang ambil. Ya kalau terbukti bersalah akan diberikan saksi,"tegasnya. Sanksi yang dimaksud yakni penjagaan piket selama beberapa bulan dan sanksi disiplin hadir dalam satu bulan.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (07/02) malam sekitar pukul 18.00 Wit. Saat itu, korban baru pulang dari tempat kerja dan baru akan masuk ke dalam kamar kos-kosan.

Saat hendak masuk, korban bertemu dengan pelaku. Saat itu, oknum polisi tersebut tengah duduk minum minuman keras (Miras).  Tiba-tiba pelaku yang sedang miras itu sudah menahan korban dan mengatakan "Ngana (Korban red) tidak sanang."

Bukan itu saja, pelaku yang diduga sudah dikuasai miras langsung memukul korban di bagian wajah. Korban yang tak terima dengan tindakan oknum polisi tersebut, langsung melakukan laporan ke pihak polres Halteng.(msj/red)

Komentar

Loading...