poskomalut.com
baner header

Dikbud Malut Gelar Bimtek Pengelolaan BOS Berbasis Aplikasi

TERNATE-PM.com Untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dana bantuan operasional sekolah BOS yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel pada satuan pendidikan di wilayah maluku utara.

Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Maluku Utara (Malut) melaksanakan kegiatan bimbingan teknis pengelolaan dana BOS berbasis aplikasi bagi kepala sekolah, Bendahara, dan operator sekolah di jenjang SMA,SMK dan SLB di Provinsi Malut, pada Sabtu (7/3/21) di gedung lantai III SMK Negeri I Kota Ternate.

Melalui Zoom meeting sekertaris Dinas Pendidikan dan kebudayaan Dikbud Malut Ibrahim M.Hum menyampaikan, dana bantuan operasional sekolah (BOS) adalah dana yang digunakan untuk mendanai belanja nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah sebagai pelaksana program wajib belajar dan konsep merdeka belajar.

Amirudin mengatakan, Dana bantuan operasional sekolah harus dikelolah oleh satuan pendidikan dengan menerapkan prinsip manejemen berbasis sekolah. Itu kewenangan satuan pendidikan untuk melakukan perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan program sesuai dengan kondisi dan kebutuhan satuan pendidikan.

Pengelolaan dana bantuan operasional sekolah juga dijelaskan dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan RI nomor 6 tahun 2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan dana BOS reguler itu harus dilakukan berdasarkan prinsip.

Ada lima item dalam pengelolaan dana BOS yakni Fleksilibitas, penggunaan dana BOS harus dikelolah sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan. Evektivitas, penggunaan dana BOS regular diupayakan dapat memberikan hasil, pengaruh dan daya guna untuk mencapai tujuan di satuan pendidikan. Efisiensi, penggunaan dana BOS regular diupayakan untuk meningkatkan kualitas belajar siswa dengan biaya minimal dengan hasil yang optimal.

Akuntabilitas, penggunaan dana BOS regular dapat dipertanggungjawabkan secara keseluruhan berdasarkan pertimbagan sesuai peraturan perundang undangan. Transparansi, penggunaan dana BOS regular dikelolah secara terbuka dan mengakomodir aspirasi pemangku kepentingan sesuai dengan satuan pendidikan.

Dia mengungkapkan, untuk mendukung optimalisai pelaksanaan pengelolaan dana BOS Kemendikbud telah mengembangkan e-platform untuk layanan sistem informasi pendidikan berbasis aplikasi yang terintergritas. Ini sebagai upaya untuk mewujudkan tata kelola keuangan pendidikan yang transparan dan akuntabel.

Selain itu lanjutnya, dengan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada kita dalam pengelolaan dana BOS dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Sehingga dana BOS harus dilakukan dengan cermat dan jika di lapangan mengalami kendala maka wajib melakukan Koordinasi dengan pengelolaan BOS atau ke pihak yang mengetahui.

Dia menambahkan, kemendikbud telah merancang sistem informasi pengelolaan dana BOS mulai dari perencanaan menggunakan aplikasi ARKAS dan sistem informasi pengadaan sekolah (SIPlah) ini untuk mendukung pengadaan barang dan jasa di satuan pendidikan yang melakukan secara daring. Pembelanjaan melalui SIPlah diharapkan dapat meningkatkan Akuntabilitas, transparansi, dan evektivitas serta pengawasan pelaksanaan dana BOS.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran kepada satuan pendidikan melalui dana BOS di tahun 2021 untuk membantu dana biaya operasional dan non-personalia dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan pemenuhan standar nasional pendidikan.

“Harapannya bapak dan ibu dapat melaksanakan penggunaan anggaran dana BOS sesuai juknis sebagai pedoman mulai dari perencanaan pelaksanaan dan pelaporan,”ujarnya.

Semoga dengan kegiatan ini di harapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di provinsi maluku utara. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: