Dishub Tegaskan Tak Ada Penjualan Lapak Di Terminal Gamalama

Area Terminal gamalama Kota Ternate.(foto:ist)

TERNATE-PM.com, Dinas Perhubungan (Diahub) Kota Ternate Maluku Utara (Malut), kembali menegaskan terkait isu dugaan penjualan lapak di terminal Pasar Gamalama

Fahruddin Sekretaris Dishub Kota Ternate kepada Poskomalut.com, Kamis (14/1/2021) mengatakan terkait permasalahan lapak, kalau tanggapan dari pihaknya penjualan lahan kepada masyarakat tidak ada, selama ini yang ada hanya biaya ganti rugi lapak.

Sedangkan Zulkarnain kepala Terminal Gamalam Dishub Kota Ternate mengaku terkait isu penjualan lapak dirinya tidak bisa memberikan keterangan lebih, karena sesuai hasil rapat dengan Komisi I DPRD Kota Ternate yang di hadiri Kepala Disperindag Kota Ternate dan Kepala Dishub sendiri tentang hasil rapat kemarin dan pimpina pihaknya yang lebih tahu

"Pada saat rapat kemarin di DPRD menanyakan langsung ke masyarakat, ternyata mereka tidak mempunyai bukti pembayaran retribusi sewa lahan mereka ini dan hanya membayar retribusi dagang,"akunya

Disisi lainya, Hasyim Yusuf Kepala Disperindag Kota Ternate saat ditemui menjelaskan menyangkut permasalahan lapak terminal Gamalama, pihaknya tidak ada kaitannya di situ dan lapak tersebut ada pada pihak Dishub.

Lanjutnya, pihaknya bisa saja sampai ke sana apa bila permintaan pedagang tidak terakomodir, sehingga nanti yang memberikan solusi atau menampung pedagang itu kalau mau di tempati di pasar percontohan lantai dua bagian belakang.

"Kemarin kan, sudah ada stegman yang di tulis media, kenapa harus paksa kami untuk kesana, sedangakan kami sendiri tidak ada lapak di terminal Gamalama. Bahkan juga sudah ada tersendiri, sedangkan lapak yang di terminal Dishub punya,"jelasnya

Ia menambahkan, pihak DPRD sudah memanggil pihaknya semua dan menanyakan hal persoalan tersebut, sehingga tidak ada yang menjual lapak terminal Gamalama

"Ini sudah final yang ada hanya biaya pergantian. Biaya pergantian lapak cuman pedagang saja tidak mau masuk makanya orang lain ambil,"tegas Hasyim dengan nada kesal.(Mg02/red).

Komentar

Loading...