SKPD Balik Input Program Dari Awal

DPRD Akui Pemkot Ternate Tak Siap Hadapi Sistem Keuangan Baru

Sudarno Taher

TERNATE-PM.com, Terjadinya keterlambatan anggaran program kerja tahun anggaran 2021 di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintahan Kota (Pemkot) Ternate saat ini. Dikarenakan sejumlah SKPD ini, belum memegang dokumen Rancangan Anggaran Program (RAP)

Hal tersebut langsung mendapat tanggapan dari Sudarno Taher anggota Komisi II DPRD Kota Ternate. Sudarno kepada Poskomalut.com, Kamis (27/1/2021) mengatakan hal terebut terjadi, karena adanya perencanaan awal yang mengunakan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) terkesan dipaksakan oleh Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemkot Ternate

"Dari perubahan tersebut akhirnya input program, perubahan nomenklatur, jenis kegiatan dan seterus-seterusnya menjadi sulit dan sampai pada akhir November 2020 kemarin pun semua pengimputan kegiatan SKPD juga belum selesai. Ini semua akibat perubahan sistem keuangan dari SIMDA ke SIPD,"katanya

Menurut politisi PKS Kota Ternate ini, selain pemeksaan pihak Pemerintah Pusat ke pihak Pemkot Ternate, dari satu sisi juga pihak Pemkot Ternate juga tidak siap dalam hal penggunaan SIPD. Setelah pihak Pemkot Ternate terkesan tidak siap dalam menghadapi untuk mengapilikasikan penerapan sistem baru ini, ternyata pihak Pemkot Ternate kembali lagi meminta ke Kemenkeu RI agar dikembalikan ke sistem lama yakni SIMDA dan disetujui saat ini

"Ini kan sangat kacau terlihat, karena untuk kembali ke aplikasi lama harus melakukan izin kembali ke BPKP RI. Karena BPKP RI yang mempunyai aplikasi SIMDA, sehingga ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan akan kembali mengimput program-program yang saat ini sudah terinput ke SIPD dari nol,"ujarnya

Lanjutnya, dari informasi yang dirinya kantongi untuk kembali mengimput ke SIMDA tidak lagi melibatkan SKPD dan tim dari keuangan sendiri yang langsung mengimput. Karena dengan alasan ditakutkan terjadi penambahan kegiatan diluar pengusulan anggaran program oleh SKPD-SKPD

"Saya menilai ini kanapa Pemkot Ternate tidak dari dulu mengunakan SIMDA saja jika tak siap. Namun Pemkot Ternate mau menunjukan ke pemerintah pusat bisa siap, tapi ternyata tidak siap,"jelasnya

Ia menambhakan, hal ini akan bisa berpengaruh ke kinerja-kinerja program para SKPD. Karena bulan ini sudah masuk dalam bulan kegiatan, sementara dalam edaran Mendagri itu, bahwa dalan pemulihan ekonomi nasional daerah diperintahkan segara melaksanakan APBDnya

"Gimana kita mau laksanakan APBD saat ini jika pengimputan harus kembali ke SIMDA. Apakah Pemkot Ternate sanggup dalam waktu satu dua minggu ini, namun alasannya sanggup, shingga kami (DPRD) meminta secepatnya dan bulan ini sudah harus selesai dalam pengimputan program agar pada Fabruari nanti mulai melaksanakan program kegiatan yang sampai bulan ini belum berjalan,"pungkasnya.(Tal/red)

Komentar

Loading...