DPRD Tak Temukan Penjelasan Pelaksanaan Pemerintahan Di LKPJ Pemkot Ternate 2019

Sudarno Taher Ketua Pansus LKPJ Pemkot Ternate 2019

TERNATE-PM.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate melalui Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertangunggjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Ternate tahun anggaran 2019 mengakui usai mengkaji LKPJ 2019 Pemkot Ternate tak menemukan penjelasan dan uraian pelaksanaan urusan pemerintahan.

"Kami (DPRD) tak menemukan penjelasan apa-apa maupun uraian terkait urusan pelaksanaan pemerintahan dalam LKPJ Pemkot 2019 usai di kaji. Namun hanya dituliskan jumlah alokasi anggaran dan realisasi anggaran di OPD,"kata Sudarno Taher, Ketua Pansus LKPJ Pemkot Ternate 2019, di sela-sela pembacaan rekomendasi dalam rapat paripurna istimewa, Selasa (2/6/2020) kemarin di kantor DPRD Kota Ternate.

Menurut Sudarno, pihaknya merasa kebingungan dan bertanya-tanya apakah yang di maksud sebagai subtansi LKPJ itu adalah pelaksaan pemerintahan adalah jumlah alokasi anggaran dan realisasi anggaran. Karena itu bagaimana dengan program percepatan dibidang sektor pendidikan dan program pendidikan apa yang menjdi urusan selama 2019, bahkan bagaimana menjelaskan program sumberdaya aparatur PAUD wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun, pendidikan non formal, meningkatkan mutu pendidik pengajar dan tenaga berpendidikan, menajemen pelayanan pendidikan dan program peningkatan nilai akademik.

"Bagaimana dengan penyelengara program disektor kesehatan dan pencapaiannya. Sehingga terhadap semua ini kami tidak menemukan dalam LKPJ tahun 2019 Pemkot Ternate,"ujarnya.

Lanjutnya, LKPJ 2019 itu hanya mengambarkan berapa alokasi anggaran dan berapa persen anggaran yang telah dihabiskan, tetapi tak mampu mengurai subtansi program dan pencapaian sasaran programnnya. Sehingga berdasarkan catatan-catatan strategis yang sudah dilampirkan dalam rekomendasi, agar Wali Kota Ternate bisa serius dalam menyampaikan LKPJ.

"Wali Kota harus melakukan evalusi secara menyeluruh terhadap Babalikbanda Kota Ternate yang khusunya menyusun dokumen LKPJ 2019,"pungkasnya. (sam/red)

Komentar

Loading...