poskomalut.com
baner header

Dua Jabatan Kosong, Perusda Halteng Minim Konstribusi

Pemda Diminta Bersikap

WEDA-PM.com, Setelah dibentuk hingga kini, Perusahan Daerah (Perusda) Fagogoru Maju Bersama (FMB) Halmahera Tengah (Halteng) belum memberikan konstribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan ke Pemerintah Daerah (Pemda).

Perusahan plat merah milik Pemda Halteng ini belum mampu menambah PAD lantaran masih ada kekosongan jabatan pada dua direksi utama. Dua jabatan yang dimaksud adalah direktur utama dan keuangan.

Keseriusan Pemda dan DPRD dalam menyikapi kekosongan direktur umum dan keuangan di Perusda halteng saat ini sangat dibutuhkan. Sebab, dua jabatan tersebut menjadi kunci. Tetapi apabila dua jabatan ini dibiarkan kosong, maka perusahan daerah milik pemda ini tidak akan pernah memberikan konstribusi PAD dan manfaat buat pemda.

“Bagaimana mau memberikan kontribusi PAD yang besar. Kalau kekosongan direktur umum dan keuangan belum diisi. Ini yang menjadi permasalahan kami di internal perusda fagogoru maju bersama. Untuk itu, saya minta pemda dan DPRD lebih serius menyikapi persoalan ini,”ungkap Kabag Umum, Fagogoru Maju Bersama, Yusuf Haruna, Kamis (6/8/2020).

Halmahera Tengah lanjutnya, kaya akan sumber daya alam (SDA) baik itu pada sektor pertambangan, Perikanan, Pertanian dan Sektor lainya. Sektor-sektor ini harusnya perusda bisa ambil peran. Sebab, sektor tersebut dapat mendulang naiknya PAD.

Namun semua itu butuh beckupan dari pemerintah. Hal itu agar supaya rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan perusda dapat berjalan. Tanpa ada kebijakan strategis dari kepala daerah untuk memuluskan rencana bisnis dilakukan perusda maka kegiatan perusahaan tidak akan berjalan serta minim kontribusi. “Perusahan hanya akan jadi beban pemda,”terang mantan komisioner Panwasli Halteng ini.

Lanjutnya, jika pemda berniat baik mendorong Perusda maka potensi-potensi bisnis di halteng dapat digarap dengan baik. Dengan begitu, semua rencana yang sudah mereka lakukan berpotensi menambah pendapatan lebih dari Rp 5 miliar setiap tahun.

“Saya optimis sekali jika ada peran dari para pemangku kepentingan di daerah ini dan mendukung kami, semua bisa berjalan dengan lancar. Terutama dukungan dari Pemda halteng,”cetusnya.(msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: