Dua karyawan PT Hillcon Jaya Sakti Tak Terima (PHK) Sepihak

Kedua karyawan yakni Jufri Muchtar (baju orange) dan Djaohar Muhidin (baju coklat pakai topi) saat menandatangani surat perundingan.

WEDA-pm.com, Langkah PT Hillcon Jaya Sakti memutus hubungan kerja dengan dua karyawannya dinilai menambrak aturan.

Lantas, dua keryawan tersebut yakni Jufri Muchtar dan Djaohar Muhidin menyampaikan keberatan atas keputusan tersebut.

Berdasarkan risalah perundingan pada 14 Juni 2023 dari Dinas Ketenagakerjaan da Transmigrasi (Disnakereans) Kabupaten Halmahera Tengah, proses PHK yang dilakukan PT Hilcon Jaya Sakti adalah maladimistrasi setelah dilakukan mediasi secara tripartit sebanyak Tiga (3) kali.

Dalam risalah perundingan tersebut, pihak PT Hilcon Jaya Sakti telah mengakui kekeliruanya dalam mengelurkan surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada pekerja/buruh, Jufri Muchtar dan Djauhar Muhidin.

Kemudia surat PHK tersebut telah direvisi kembali PT Hilcon Jaya Sakti, maka pihak perusahaan tersebut bersedia menerima kembali kedua pekerja tersebut dengan durasi kontrak berlaku selama Tiga bulan dari terakhir masa kontrak.

Adapun pendapat pekerja dalam risalah perundingan tersebut, bahwa Jufri Muchtar dan Djauhar Muhidin tidak bersedia menerima tawaran dari pihak PT Hilcon Jaya Sakti untuk kembali bekerja, karena telah di PHK. Mereka lalu meminta hak-hak disesuaikan dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

Ditanya terkait langkah langkah selanjutnya yang akan diambil kedua karyawan atas apa yang tertuang dalam risalah perundingan tersebut, Jufri mengatakan pihaknya tidak merasa puas dan akan melanjutkan pengaduan ke Disnaketrans dan Provinsi Maluku Utara.

"Kami akan lanjut membuat pengaduan Disnaketrans Provinsi Maluku Utara, sehingga apa yang menjadi tututan kami dapat diindahkan pihak perusahaan. Karen, kami belum merasa puas atas hasil mediasi kami dengan pihak perusahaan di Disnaktrans Halteng Tengah,” tegasnya, Kamis (15/6/2023).

Sementara, pihak PT Hillcon Jaya Sakti memutuskan untuk melanjutkan PKWT kepada kedua karyawan tersebut dikarenakan adanya aduan pekerja kepada Disnakertrans Halmahera Tengah perihal pemutusan kontrak sepihak secara lisan. Berdasarkan hasil penilaian kerja dari karyawan tersebut.

Dari hasil mediasi perusahaan memutuskan tetap melanjutkan kontrak pekerja dengan durasi kontrak Tiga bulan.

Durasi kontrak selama Tiga bulan dari terakhir masa kontrak Jufri Muchtar dan Djauhar Muhidin ini diberikan pihak PT Hilcon Jaya Sakti berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk catatan-catatan harian para pengawas dan supervisior di lapangan dan raport kinerja kedua pekerja dan juga atas kesepakatan bersama di mediasi pertama.

Selanjutnya, perusahaan beranggapan telah kooperatif dan menjalankan hasil keputusan proses mediasi dari awal atas tuntutan kedua pekerja tersebut.

Komentar

Loading...