Fraksi NasDem Desak Pemkot Ternate Lakukan Pemetaan Lokal Wilayah

Nurlaela Syarif

TERNATE-PM.com, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate Nurlela Syarif, berharap rapat koordinasi yang dilakukan Pemkot Ternate dan semua stakeholder itu harus melakukan pemetaan lokal wilayah Kota Ternate, dari aspek bagaimana cara penanggulangan virus covid-19 ini.

"Jadi
kita juga sebenarnya standarisasi WHO, standar nasional sudah ada, bagaimana
SOP-nya. Tapi local area ini yang lebih memahami kan dalam hal ini pak Wali
Kota Ternate melalui OPD terkait. Itu yang harus dijawab dengan sejumlah
langkah stretagis," kata Nurlela Syarif.

Menurutnya,
dirinya mengambil contoh, dalam rapat koordinasi, bagaimana sebenarnya Walikota
memberikan ketegasan kebersihan lingkungan hidup. Ini sebenarnya OPD yang
potensi bicara kesehatan bukan bicara Dinas Kesehatan ansih. Tetapi bagaimana
bicara kaitan dengan menyiapkan deteksi suhu untuk orang masuk, orang keluar
dan sebagainya, tetapi kondisi lingkungan juga perlu dijaga dari aspek nilai
kesehatannya.
"Misalnya titik-titik keramaian. Di pasar higienis dan Bastiong, dalam
rapat koordinasi kemarin ada singkronisasi tidak antara Disperindag, Dinas
Perhubungan dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi problem ini. Ini yang
maksud kami dalam rapat koordinasi itu harus tahu dulu persoalan. Karena
persoalan kita ini kan persoalan kebersihan," ujarnya.

Lanjut Nela, pesehatan dan pendidikan juga, ada tidak instruksi dari Wali Kota, gerakan masyarakat sehat ini dalam aspek wilayah pendidikan, jejaring pendidikan yang dimanfaatkan, bagaimana Dinas Pendidikan deteksi para guru, para siswa, dan komite untuk membuat gerakan cegah corona dari aspek masyarakat hidup sehat. Misalkan ada tidak edukasi untuk anak-anak cara mencuci tangan, hal-hal sesederhana itu yang menjadi harapan ada nilai edukasi terhadap jejaring yang dimiliki Pemerintah Kota.

"Kalau alat pendeteksi corona ini, harus dilihat titiknya dulu, itu sifatnya dia ada kontak langsung dengan orang yang sudah terkena virus atau orang dalam kondisi sakit, secara medis itu yang seharusnya bisa dilakukan pencegahan. Pintu masuk ini kan ada beberapa, ada Bandara, ada Pelabuhan, sampai sejauh ini kami belum melihat ada upaya pemerintah kota," jelasnya. (nox/red)

Komentar

Loading...