Geledah Kantor BPKAD dan BPBD, Jaksa Segera Tetapkan Tersangka Kasus Covid-19

Penyidik Kejari Ternate saat amankan sejumlah dokumen di Kantor BPKAD Ternate. Foto|Aul.

TERNATE-pm.com, Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate digeledak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate.

Penggledahan kantor keuangan di Kelurahan Maliaro, Ternate Tengah, Kota Ternate itu terkait kasus dugaan kasus korupsi anggaran Covid-19 yang tengah ditangani Kejari.

Selain kantor BPKAD, jaksa juga melakukan pengeledahan di kantor Badan Penanggulangan Benca Daerah (BPBD) Kota Ternate.

Amatan waratawan di lokasi, penggeledahan dimulai sekira pukul 12.40 WIT,  pada Kamis (11/7/2024).

Anggaran Covid-19 senilai Rp22 miliar diketahui melekat di BPBD Kota Ternate. Anggaran tersebut digunakan untuk sosialisasi pencegahan, dan penegakan.

Sementara Dinas Kesehatan Ternate, anggarannya dipergunakan untuk vaksinasi dan pengadaan alat kesehatan lainnya.

Tim penyidik dipimpin Kasi Pidsus Kejari Ternate, M Indra didampingi PLH Kasi Intelijen Kejari Ternate, Matheos Matulessy.

PLH Kasi Intelijen Kejari Ternate, Matheos Matulessy mengatakan, sesuai surat Kepala Kejari pengeledahan itu ada dua titik yaitu kantor BPKD dan BPBD.

Matheos menambahkan, tujuan dari pengeledahan tersebut menemukan sejumlah dokumen.

"Sudah ditemukan dokumen terkait dugaan korupsi Covid-19, kita secepatnya tetapkan tersangka," tandasnya.

Komentar

Loading...