Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Gempa 5,5 SR Guncang Halmahera Utara, 57 Rumah Warga dan Empat Bangunan Umum Rusak Parah

Foto Bangunan Rumah Rusak

TOBELO-PM.com, Gempa bumi magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Halmahera Utara, sejak Sabtu (08/01/2022) dan Senin (10/01/2022) pagi. Akibat dari Gempa itu, sebanyak 57 rumah warga dan tiga gedung gereja serta Kantor Desa Kusuri, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halut dikabarkan rusak.

Dari kerusakan rumah warga itu, terdapat satu warga tertimpa reruntuhan hingga mengalami patah tulang dan satu korban luka ringan.

Berdasarkan data BMKG Maluku Utara, gempa terjadi pukul 07.00 WIT di wilayah Halmahera Utara dengan koordinat 1,49 LU, 127,85 BT (5 km barat daya Halmahera Utara-Malut), di kedalaman 10 km berada di wilayah Desa Kusuri, Desa Wangongira, Kecamatan Tobelo Barat, dan Desa Soamaetek, Desa Pitago serta Desa Kai Kecamatan Kao Barat.

Kerusakan bangunan dan korban luka luka akibat gempa itu ditaksir kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halut, Abner Manery mengatakan gempa magnitudo dengan kekuatan 5,5 SR yang terjadi pagi tadi dan pada Sabtu (8/1/2022) kemarin, mengguncang Desa Wangongira dan Desa Kusuri Kecamatan Tobelo Barat. Akibatnya, terdapat satu warga Desa Kusuri, Kecamatan Tobelo Barat, mengalami patah tulang lantaran tertimpa reruntuhan rumah. Tak hanya itu satu korban Desa Wangongira juga mengalami luka-luka.

"34 unit rumah rusak ringan,18 unit rumah rusak sedang, 5 Unit rumah rusak berat, 3 unit rumah ibadah rusak ringan, dan satu unit Kantor Desa Kusuri rusak ringan, total bangunan yang rusak sebanyak 61. Dua korban mengalami luka-luka itu tengah dilarikan ke rumah sakit," neber Abner, Senin (10/01/2022).

Abner menambahkan, saat ini BPBD Halut tengah melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan kepala desa setempat. Baik itu pendataan jumlah korban gempa untuk dilakukan upaya evakuasi, dengan mendirikan tenda pengungsian, serta menyiapkan logistik.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepala desa setempat dan telah mendata sejumlah korban, kemudian kami telah berupaya mendirikan tenda pengungsi dan menyiapkan logistik bagi pengungsi," ujarnya.

Senada, Camat Tobelo Barat menuturkan, akibat gempa pada Sabtu dan Senin mengakibatkan kerusakan rumah warga. Ada sebagian besar rumah warga mengalami rusak ringan, dan rusak berat serta tiga gedung Gereja Desa Wangongira dan Kusuri rusak berat sehingga tidak bisa digunakan untuk beribadah.

"Kantor Desa Kusuri juga ikut rusak, tetapi sudah ada bantuan dari Satpol PP sebanyak 50 paket sembako telah disalurkan, dan para korban dipindahkan ke tenda pengungsi untuk menghindari terjadinya gempa susulan," ucapnya.

Komentar

Loading...