poskomalut.com
baner header

Gubernur Maluku dan Satgas Yonif RK 732/Banau Mengecek Kondisi Jembatan Wai Kaka

MALUKU-PM.com, Gubernur Maluku, Murad Ismail melakukan pantauan dan kunjung kerja di Desa Tala, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), sebelumnya gubernur mendapat laporan tentang keresahan warga terkait akan kerusakan Jembatan Wai Kaka, Sabtu 12 Agustus 2020 lalu.

Dalam kunjungannya, Murad Ismail meminta pada pihak terkait lebih awal membuat jembatan darurat untuk memperlancar arus transportasi dan rotasi ekonomi yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Seram Bagian Barat, Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur.

“Pembangunan infrastruktur jembatan Wai kaka Desa Tala, diperkirakan rampung atau selesai pada Mei 2021 mendatang,” katanya.

Saat selesai mengecek kondisi jembatan, gubernur bersama jajaran berkunjung di Pos Tomalehu SSK II. pada kesempatan itu dirinya berjanji pemerintah provinsi akan membangun tiga buah masjid kembar di Negeri Hualoy, Tomalehu dan Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Usai tatap muka bersama tiga unsur pemerintah di Negeri Tomalehu. Murad berharap konflik yang sudah berlarut yaitu Desa Amalatu dan Desa Hualoy segera diselesaikan.

Sementara itu, Satgas Yonif RK 732//Banau, Dansatgas Yonif RK 732/Banau, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, S.H., M.Si., menyampaikan, rasa terima kasih atas perhatian dari Pemerintah Provinsi Maluku, mengingat jembatan tersebut adalah akses utama yang mana Satgas Yonif RK 732 perlukan dalam hal pergerakan personil maupun pendorongan logistik.

“Semoga dengan perhatian tersebut, akan mengurangi keresahan warga dan aktivitas kembali berjalan normal,”.

Menurutnya, jembatan Wai Kaka sudah lama dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Jembatan itu hanya bisa dilalui pejalan kaki dan maksimal dilewati  kendaraan roda dua secara hati-hati.

“Dikarenakan adanya curah hujan yang tinggi, membuat aliran sungai di bawahnya menjadi deras dan menghantam badan jembatan,” jelasnya. (Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: