poskomalut.com
baner header

Hasil Operasi Pekat II Tahun 2019, Polda Malut Duduki Posisi Ke 3 Penangkapan Miras

TERNATE-PM.com  Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) beserta Jajaran telah melaksanakan Operasi Kepolisian mandiri kewilayahan tentang pemberantasan masyarakat dalam peredaran minuman keras (miras), narkoba, perjudian, praktik Prostitusi dan pencurian dengan Sandi Pekat Kieraha II 2019 yang mengedepankan Penegakkan hukum,  didukung dengan kegiatan fungsi Kepolisian lainnya. Untuk menjamin ketertiban, kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam menciptakan serta memelihara situasi Kamtibmas dan kondusif perayaan Natal 2019 dan tahun baru 2020 di wilayah hukum Polda Malut.

Berdasarkan relase yang diterima poskomalut.com , Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan, S.I.K., M.H mengatakan, Kegiatan Operasi Pekat Kieraha II Tahun 2019 Polda Malut dan Polres jajaran dilaksanakan terhitung mulai Kamis, (26/11/2019) sampai dengan Senin, (09/12/2019), sebanyak 1.504 orang diamankan dari operasi yang digelar Polda Malut dan Polres jajaran. ” Dari Operasi kali ini Polda Malut berhasil mengamankan barang bukti miras jenis cap tikus dengan rincian 1. 3.774 kantong, 1697 botol, 6.737 liter, sedangkan saguer sebanyak 10.242 liter”, ungkapnya.

Sementara miras jenis bir yang diamankan sebanyak 1.419 kaleng Bir putih, 1.480 botol bir putih, 223 botol bir hitam. Selain bir adapun miras berlabel yang juga diamankan dengan rincian, 53 botol Heineken, 68 botol Guiness besar, 700 botol Guiness kecil, 168 kaleng Guiness, 9 botol Captain Morga, 1 botol M. Donoels , 3.5 liter Black label, 7 botol Red label, 1 liter Red label, 4,5 botol Vodka, 1 botol Gibeys, 1 botol Chivas, 1 botol Jack Daniel, 3,75 botol Bols, 0,2 Tequilla, 0,5 botol Kahika, 2,2 botol Bicardi, 3,2 botol Gordon, 0,5 botol gilbeys, 0,2 bolsblue, 0,2 Smirnov, 0,2 Dom, 0,5 botol Jose Cuervo, 1 akar, 0,2 cherriBarandy, 0,17 Balleys, 0,021 Grennadine, dan 1 Single top.

” Selain miras adapun Narkotika, perjudian dan penculikan yang berhasil kita petugas amankan pada saat operasi tersebut dilaksanakan, dianataranya barang bukti yang diamankan adalah 117 Paket Ganja pada Kasus Narkoba. Sedangkan kasus perjudian, barang buktinya ialah uang Rp. 11.940.000, 2 kalkulator, 311 kartu remi, 12 HP, 15 nota rekapan, 1 bola dadu, 1 papan angka, 2 shio, sementara pada kasus pencurian barang buktinya, uang Rp. 5.000.000 dan 1 unit ranmor R2″, terangnya.

Ditahun  2019 juga, hasil rekapan data saat ini yang banyak menangkap atau menyita barang bukti paling banyak berasal dari Polres Halmahera Utara dengan tangkapan 7.031 miras. Posisi kedua ditempati oleh Polres Halmahera Selatan dengan tangkapan yakni 6.663 miras dan disusul Polda Maluku Utara dengan tangkapan 4.310 miras. (Cr01-red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: