Hernefer Tjandua Diduga Makan Uang Duka Mendiang Mantan Sekda Halut

Deky Tawaris

TOBELO-PM.com, Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut) melalui Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Kamis (18/02) menyebut adanya dugaan Hernefer Tjandua memakan uang duka dari Pemda senilai Rp. 75 Juta milik almarhum mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Halut Fredy Tjandua yang merupakan kakak kandungnya sendiri.

Hernefer yang merupakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Halut sekaligus Calon Sekda Definitif itu, melancarkan fitnah pada Pemda Halut dengan menyebut Pemda tidak menyerahkan uang duka pada keluarga Almarhum Fredy Tjandua dari hasil patungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Halut senilai Rp. 75 Juta.

Fitnah tersebut lansung dibantah oleh juru bicara Pemda Halut Kadis Kominfo Deky Tawaris. "Tuduhan Hernefer itu tidak benar, jika Pemda tidak menyerahkan doi (uang) duka, karena Pemda dari hasil patungan OPD doi dukanya sudah diserahkan ke Hernefer secara tunai Rp 50 Juta, kemudian melalui transfer Rp. 25 Juta, jika Pemda disebut tidak menyerahkan itu fitnah dan tidak benar," Cetus Deky, Kamis (18/02).

Deky Tawaris mengurai kronologis kontribusi Pemda pada Almarhum Sekda Halut. Bahwa mantan sekda fredy tjandua setelah melaksanakan tugas luar di Jakarta kembali ke Tobelo rabu tanggal 12 Agustus 2020. Selanjutnya saat melaksanakan tugas luar, Fredy sudah merasakan sakit. "Lalu kemudian di Tobelo tanggal 12-13 pak Nani dan pak Bupati mengunjungi pak Sekda. Saat itu kondisi sekda makin parah sehingga pak Sekda dirawat si RSUD,"terangnya.

Lanjut Ia, pada tanggal 15-16 siang perkembangan kondisi sekda semakin menurun. Namun pada waktu itu Bupati berada di Loloda, dan Wakil di Dama menuju Dorume. Saat di Dorume didiskusikan penanganannya akan dirujuk di 2 Rumah Sakit di Ternate atau Manado.

"Pada 18 agustus, dokter irqanto dan asisten 3 dan sejumlah pihak mendiskusikan soal tindaklanjut. Kemudian dipastikan untuk di rujuk ke Manado. kemudian dikomunikasikan kembali dengan pihak PT NHM," Jelas Deky.

Di Manado pada tanggal 20 dilakukan penjemputan dengan mobil ambulans dilengkapi peralatan dan di bawa ke RS Kandou. "Berbagai upaya penanganan telah dilakukan Pemda" jelasnya.

Deky menegaskan, keseriusan Bupati dan Wakil Bupati Frans Manery - Muhlis Tapi Tapi, serta Yhudhihard Noya dan Mahmud Lasidji sudah dilakukan mulai di Tobelo. Pemda juga berupaya melakukan upaya lain dengan biaya Rp 50 juta yang diserahkan ke Hernefer. Tanggal 21 ditransfer Rp. 25 juta melalui Kadis Bapeda Devie.

"Semua anggaran yang diserahkan Rp. 75 Juta, selain itu ada pelayanan lain yang dilakukan yakni pemakaman dan malam penghiburan diberikan pelayanan oleh Pemda. selain itu ada kesepakatan melalui OPD untuk mengembalikan pinjaman uang 75 juta. namun sampai saat itu didapat 50 juta dan dikembalikan," Terang Deky.

Deky menegaskan, kalau hari ini ditanya Hernefer bahwa pemda tidak ada perhatian maka Pemda perlu klarifikasi. Sebenarnya pernyataan Hernefer tidak ada perhatian dalam hal apa. Jika terkait uang duka Pemda sudah serahkan ke Hernefer sendiri.

"Kami berharap keluarga Almarhum ada kearifan karena Pemda sudah cukup maksimal, didalamnya upaya Bupati dan Wabup. Kami dan teman OPD sudah berupaya dengan begitu banyak," Akhirinya.(Mar/red)

Komentar

Loading...