Jajakan Dagangan di Pagi Hari, Pedagang Nasi Kuning di Ternate Akui Belum Tahu Edaran Wali Kota

Pedagang di Kota Ternate jajakkan makanan di pagi hari.

TERNATE-PM,com. Pemerintah Kota Ternate telah mengeluarkan edaran kepada pemilik rumah makan, kedai, kantin dan cafe/restoran untuk larangan aktivitas selama bulan suci ramadan.

Sebagaimana surat edaran wali kota ternate nomor : 330.1/01/2022 tentang seruan bersama dalam menyambut bulan suci ramadhan 1443 H/2022. Di mana poin kedua secara tegas menyebut, kepada para pemilik dan pengelola restoran, rumah makan, warung, kedai, cafe dan tempat sejenis yang menyediakan makanan dan atau minuman dilarang beraktivitas pada pagi sampai siang hari dan hanya diperbolehkan melayani pembeli mulai pukul 16:00 WIT s/d selesai (dini hari sebelum batas waktu imsyak).

Namun masih saja para pedagang yang bandel atas edaran wali kota tersebut. Berdasarkan pantauan jurnalis poskomalut.com, Sabtu (16/4/2022 ), ada beberapa titik yang masih saja berjualan makanan. Misalnya di kelurahan Bastiong, Toboko, Pantai Fajalawa, Salero dan Kelurahan Akehuda.

Aktivitas para pedagang mulai menjajakkan jualan (nasi kuning) sekira pukul 09:00 WIT sampai pada waktu berbuka puasa pukul 18:37 WIT.

Erna, salah seoarang pedagang disambangi mengatakan belum mengetahui edaran Wali Kota Ternate soal larangan penjualan makanan di pagi hari. Dia mengaku baru mengetahui informasi tersebut dari awak media.

"Sebenarnya kami berjualan makanan juga tidak bermaksud untuk melanggar edaran Wali Kota Ternate, namun kami juga tahu, kami berjualan ini untuk masyarakat yang bukan beragama muslim, makanya kami berjualan," jelasnya.

Kata dia, seharusnya pemerintah juga harus memberikan sosialisasi ke pedagang makan, di samping jalan terkait edaran tersebut.

"Memang kami sudah mengetahui edaran pada hari ini. Seterusnya kami tetap berjualan dengan mengikuti edaran dari Wali Kota Ternate," tegasnya.

Komentar

Loading...