Jaksa Diminta Serahkan Bukti Tambahan Kasus Korupsi Vaksinasi Covid-19

Kantor Kejari Ternate. Foto Zulham.

TERNATE-pm.com, Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate diminta segera serahkan bukti-bukti tambahan terkait audit kerugian keuangan negara kasus dugaan korupsi anggaran vaksinasi covid-19.

Permintaan itu disampaikan Koordinator Pengawasan Investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Her Notoraharjo.

Her Notoraharjo menyampaikan, untuk kasus dugaan korupsi vaksin covid 19,  tim audit masih menunggu bukti-bukti tambahan.

"Masih menunggu bukti-bukti terkait penghitungan kerugian keuangan negara dari penyidik," kata Her Notoraharjo saat dikonfirmasi, Senin (20/3/2023).

Sementara, Kasi Pidsus Kejari Ternate, M Indra Gunawan dikonfirmasi mengenai bukti-bukti tambahan tersebut, dirinya mengatakan, saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan bukti tambahan.

"Kami sementara lagi-lagi memeriksa, kalau sudah selesai pemeriksaan langsung serahkan ke BPKP,"tandasnya.

Diketahui anggaran vaksinasi Covid-19 tahun 2021 senilai Rp22 miliar melekat di Dinas Kesehatan Ternate.

Komentar

Loading...