Sekwan Terkesan Tertutup Terkait Anggaran

Jelang Akhir Tahun, Tiga Komisi DPRD Ternate Bakal “Baronda” ke Luar Daerah

Sekwan DPRD kota Ternate Safia M. Nur

TERNATE- PM.com, Menjelang akhir tahun, Tiga Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Ternate kembali melakukan kunjungan kerja keluar derah yakni di Jawa dan Sulawesi.

Terkait dengan perjalanan kunjungan kerja tiga komisi tersebut, saat dikonfirmasi ke Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD kota Ternate tidak menjelaskan secara detail menyangkut dengan perjalanan tiga komisi tersebut dan terkesan menutupi angaran perjalanan dinas tiga komisi DPRD kota Ternate ke Jakarta dan Manado.

Saat dikonfiasi Sekwan DPRD kota Ternate Safia M. Nur, Selasa (17/11)20), dirinya tidak memberikan penjelasan terkait dengan besaran anggaran kunjungan tiga komisi tersebut. "Lebih baik tanyakan langsung kepada ketua masing-maisng komisi," ungkapnya.

Namun dia, sedikit menjelaskan kuker tiga komisi tersebut, untuk komisi I dan III perjalanan dinas ke Manado sedangkan komisi II ke Jakarta. Kata dia, lebih jelas tanyakan saja ke masing-masing ketua komisi untuk dijelaskan maksud dan tujuan untuk keluar daerah.

Ketika ditanya wartawan terkait dengan jumlah anggaran perjalanan, dirinya tidak menyebutkan jumlah besarannya, agar lebih jelas tanyakan semuanya ke masing-masing ketua komisi, karena mereka sendiri yang membuat perencanaan touring sehingga yang berkomentar juga lebih pas.

"Setiap berita ngoni (kalian) tulis anggaran, tulis maksud dan tujuan saja dan anggaran pun langsung tanyakan ke masing-masing komisi," katanya.

Namun berbanding terbalik dengan Tugas Sekwan yang menyelenggarakan administrasi kesekretariatan, administrasi keuangan, mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, dan menyediakan serta mengkoordinasi tenaga ahli yang diperuntukkan oleh DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan DPRD.

Kemudian Sekretaris DPRD harus dapat melaksanakan tugas-tugas sebagaimana yang telah diamanakah UU Nomor 32 tahun 2014, UU nomor 27 tahun 2009 yang dijabarkan lebih konkrit ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2012.

Maka dari itu, Sekwan saat ini, Sekwan DPRD kota Ternate terkesan tertutup dengan agenda-agenda DPRD terutama dalam hal keuangan DPRD kota Ternate. Sementara Kasubag Humas sekretariat DPRD kota Ternate Abdu Sergi saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp telepon dan SMS, dirinya tidak merespon hingga berita ini di publis.

Terpisah ketua komisi I Mohtar Bian, mengatakan Kuker ke Manado di Dinas perijinan kota Manado, menyangkut dengan izin keberadaan Alfamidi dan Indomaret yang berada di kota Manado dan beberapa agenda lainya.

Dalam kunjungan tersebut kata dia, komisi I sebanyak 7 orang yang berkunjung ke Manado dan ditanya soal anggaran dirinya menyebutkan Rp 16 juta per orang, selama kurang lebih 4 hari di Manado.

Sementara itu, anggota komisi II Sudarno Taher ketika dikonfirmasi terkait dengan Kuker tersebut dirinya mengatakan, Kuker ke Jakarta itu ke Kementrian Koperasi dan UKM kemudian kementrian perdagangan dan seluruh Angota komisi mengikuti Kuker.

Pertama berkaitan dengan DID yang sementara lagi jalan, dan yang dua terkait dengan dana DAK yang menyangkut dengan sentral kuliner yang akan dibangun pada tahun 2021 untuk kaum industri. Dirinya menambahkan seluruh Angota komisi mengikuti Kuker ke Jakarta. Sedangkan untuk Komis III, saat dihubungi tidak merespon. (Ris/red)

Komentar

Loading...