K3 Yang Diterapkan IWIP Belum Maksimal

Anggota Komisi III DPRD Halteng Nuryadin Ahmad

WEDA-PM.com, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) didesak menyediakan transportasi laut maupun transportasi darat untuk karyawan. Desakan ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Halteng Nuryadin Ahmad.

Ia menyatakan, desakan untuk menyediakan transportasi bagi karyawan IWIP ini bukan tanpa alasan, sebab, di awal tahun 2020 sudah banyak karyawan yang mengalami kecelakaan dan berakhir meninggal dunia. “Kami minta agar supaya karyawan yang berada diluar dari Lelilef diangkut dengan transportasi laut sehingga pada saat berangkat kerja dan pulang kerja terhindar dari kecelakaan lalu lintas dijalan raya," pinta Nuryadin Ahmad, Rabu (19/02/2020).

Menurutnya,
kecelakaan lalulintas yang dialami karyawan kebanyakan terjadi lantaran faktor
lelah dan mengejar waktu. Maknya perusahaan harus memperhatikan dengan
menyediakan transportasi baik karyawan di luar Lelilef maupun mereka yang ada
di Lelilef itu sendiri.

Selain itu, Komisi
III DPRD Halteng meminta perusahan asal Cina itu untuk memperhatikan
keselamatan dan kesehatan kerja karyawan. Sejauh ini DPRD menilai IWIP masih
lalai dalam menerapkan K3. Pasalnya, K3 yang diterapkan IWIP tidak maksimal
sebagaimana yang diiayratakan undang-undang ketenagakerjaan.

"Penyediaan
transportasi, jaminan keselamatan kerja seperti asuransi maupun keselamatan dan
jaminan kerja lainnya perusahaan harus memperhatikan,” papar polisiti PDIP itu.

Ia menyatakan, DPRD melihat setiap terjadi laka kerja, perusahan seakan akan mengabaikan hak karyawan. "Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil pihak perusahan PT IWIP serta pihak terkait akan melakukan Rapat Dengar Pendapat untuk bahasa masalah ini,"ujarnya. (msj/red)

Komentar

Loading...