poskomalut.com
baner header

Kadis PUPR Malut Ajak Masyarakat Awasi Pembangunan Jembatan Ake Buton Halsel

SOFIFI-PM.com, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara berkomitmen mewujudkan visi dan program Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dibidang infrastruktur jalan dan jembatan.
Diawal maret ini, satu paket proyek pembangunan jembatan di pulau Obi kabupaten Halmahera Selatan diluncurkan, setelah proyek tender selesai. Proyek itu yakni Pembangunan Jembatan Ake Buton Ruas Jalan Laiwui – Jikotamo – Anggan ( Rangka Baja ) Tahap II, dengn bentangan 60 meter.
Langka Kepala Dinas PUPR Malut Santrani MS Abusama, ST. M.Si itu mempercepat tender proyek yang ada di Dinas PUPR Malut, sebagai bentuk komitmen dan patuh terhadap edaran Gubernur Maluku Utara terkait dengan percepat pelaksanaan proses lelang, sehingga bulan maret pekerjaan fisik mulai jalan.
Selain itu, Dinas PUPR Malut juga mempertahankan penilaian dari KPPN Ternate sebagai SKPD terbaik dan tercepat dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019, pada lingkup Pemda Malut. Dinas PUPR juga satu-satunya SKPD yang telah selesai melakukan proses perencanaan dan pelelangan proyek tahun anggaran 2020, bahkan mulai melaksanakan tender.
Kepala Dinas PUPR Malut Santrani Abusama pada wartawan akhir pekan mengatakan, Pembangunan Jembatan Ake Buton Ruas Jalan Laiwui – Jikotamo – Anggan ( Rangka Baja ) Tahap II, dengn bentangan 60 meter itu dianggarkan senilai Rp 6.459.500.000,00 yang bersumber dari APBD 2020. Waktu pelaksananaan proyek ditetapkan selama 180 hari kerja.“ Proyek yang telah selesai ditenderkan yakni Jembatan Ake Buton Laiwui, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Insya Allah bulan Maret sudah mulai action,” katanya.
Santrani berharap, masyarakat Obi, khususnya masyarakat desa Laiwui dan kampung Buton turut mengawasi pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.“ Saya berharap masyarakat Obi, khususnya desa Laiwui dan kampong Buton untuk ikut mengawasi pembanguna Jembatan tersebut”, imbuh Santrani
Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk kegiatan pembangunan Jembatan Ake Buton, Risman Iriyanto Djafar ST. MT menambahkan, proses tender sudah selesai dan dimenangkan oleh CV Adyah Karya dengan masa kerja 180 hari kalender.
“Iya, tahapan tender sudah selesai, CV Adyah Karya sebagai pemenang tender, bulan Maret sudah action lapangan dengan masa kerja 180 hari, dan tahun ini jembatan ini tuntas diselesaikan,” pungkasnya. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: