Kadivpas Kanwil Kemenkumham Malut Monitoring Secara Virtual

TERNATE-PM.com, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku Utara (Kanwil Kemenkumham Malut) laksanakan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Tusi Selama Cuti Bersama dan Perayaan Idul Fitri Secara Virtual yang bertempat di Ruang Rapat Kanwil Kemenkumham Malut, Selasa (10/05/2022).

Rapat ini di pimpin langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Ibu Lili dan didampingi Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan dan Teknologi Informasi, Jumadi, Kepala Sub Bidang Pengelolaan Benda Sitaan Barang Rampasan Negara dan Keamanan, Samsudin Buton, Kepala Sub Bidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan dan Rehabilitas, Apriyani serta seluruh jajaran Divisi Pemasyarakatan dan seluruh satuan kerja mengikuti secara virtual.

Dalam rapat tersebut Kepala Divisi Pemasyarakatan menyampaikan beberapa hal-hal penting terkait pemenuhan WBK, penegakkan Kamtib, serta penegakkan disiplin, utamanya penegakan kewenangan, tidak pungli, pelayanan prima dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di seluruh UPT PAS serta fungsi utama fasilitatif seperti pengelolaan keuangan dan BMN harus menjadi perhatian seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan.

“Bahwa pemenuhan Tugas dan fungsi pemasyarakatan adalah tanggung jawab yang harus dilaporkan ke wilayah dan Ditjen PAS, untuk itu diperintahkan agar dapat dilaksanakan semaksimal mungkin secara bersama-sama,”Tegas Lili.

Untuk memastikan kesungguhan Ka UPT dalam melaksanakan Tusi, menyelesaikan masalah yang dihadapi serta mencari solusi bersama untuk seluruh Ka.UPT dan jajaran malut selalu menjadi paling terbawah dari 34 Provinsi.

“Semua ini harus menjadi perhatian bahwa hal-hal kecil jika dibiarkan/ditinggalkan akan menjadi masalah besar dan memperburuk citra kemenkumham malut,”Tegas Ibu Lili.

Diakhir rapat tersebut beliau menyampaikan harapan kepala seluruh satker untuk dapat berkinerja yang lebih baik dan dapat berkerja secara tim.

“Tingkatkan dan upgrade diri, hari ini harus jauh lebih baik dari hari kemarin. Jadi harus ada perubahan yang berarti buat diri kita dan instansi, buat kita bermakna.” Ujar Ibu Lili.

Komentar

Loading...