Kasus Bandara Oesman Sadik Tetap Diproses

Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan, S.I.K., M.H

TERNATE -PM.com, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Udara Oesman Sadik Labuha di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

"Kasus bandara Oesman Sadik ini bukan perkara yang mudah, karena perkara tersebut masih banyak yang harus dipelajari dan dalam hal ini polisi masih mengumpulkan alat bukti," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Malut Kombes Pol Alfis Suhaili melalui Kabid humas AKBP Adip Rojikan saat di konfirmasi, Senin (10/5).

Adip menunturkan, ketika sudah ada bahan atau alat bukti yang membuatkan maka kasus tersebut polisi bakal tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan untuk di proses lebih lanjut. "Percaya dan yakin bahwa penyidik tetap melaksanakan secara profesional," ujarnya.

Sekadar diketahui, pembebasan lahan untuk menambah panjang landasan bandara dari 1.650 meter dan ditambah sepanjang 850 meter dialokasikan sebesar Rp 6 miliar pada 2018. (nox/red)

Komentar

Loading...