poskomalut.com
baner header

Kasus Security PT IWIP Aniaya Karyawan Berakhir Damai

WEDA-PM.com, Kasus penganiayaan yang dilakukan secara bergerombolan oleh security PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terhadap Riski Umar (26) Sabtu (1/2/2020) lalu, yang sempat menyita perhatian publik Maluku Utara, berakhir damai. 

Kapolsek Weda IPTU I Komang Suriawan mengatakan, kasus tersebut tidak lagi dilanjutkan lantaran korban sudah mencabut perkara yang dilaporkan ke Polsek Weda Sabtu (1/2/2020) lalu. “Korban sudah cabut laporanya, karena kalau korban melanjutkan perkara itu, maka dia juga akan jadi tersangka,” kata Kapolsek Weda, ketika dikonfirmasi Rabu (12/2/2020).

Ia menjelaskan, awalnya korban memukul Firdaus salah satu security PT IWIP, kemudian teman security lainya (para pelaku) memukul Riski Umar (Korban).  “Kalau korban mau proses maka baik pelaku maupun korban akan masuk (jadi tersangka). Sehingga atas pertimbangan itu orang tua dari korban mencabut perkara, dan diselesaikan dengan kekeluargaan pada Selasa (11/2) kemarin,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sejumlah oknum security PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) secara bergerombolan menganiaya Riski Umar Warga Desa Woebulan Kecamatan Weda Tengah, yang bekerja di departemen GA, bagian kantin PT IWIP hingga mengalami lebam di muka sebelah kanan, serta bengkak pada bagian kepala. Korban dianiaya dalam keadan tangan diborgor. (msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: