Kecamatan Dan Puskesmas di Tidore Harus Perketat Penjagaan Isolasi Mandiri

Suasana Rapat Sekda dan Camat, Kepala Desa, dan Lurah bersama Kepala Puskesma Se Kota Tidore Kepulauan

TIDORE-PM.com, Seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa dan para Kepala Puskesmas di delapan  kecamatan di Kota Tidore Kepulauan, untuk mendata secara ketat setiap orang yang baru kembali dari daerah yang terjangkit  virus corona, perketat juga warga yang tengah melakukan isolasi mandiri sesuai protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Drs Asrul Sani Soleman, di sela-sela rapat bersama dengan para camat, lurah dan kepala Puskesmas se Kota Tidore Kepulauan, Senin (30/3/2020) di Aula Sultan Nuku kantor Wali Kota Tidore. "Kecamatan, Desa, Kelurahan dan Puskesmas segera mendata ulang mengambil langkah-langkah tepat  bagi warga yang baru pulang dari luar maupun setiap orang yang baru datang di Tidore dari daerah yang sudah terpapar virus corona, didata dan diawasi perkembangannya secara medis,’’ imbaunya.

Orang nomor tiga di Kota Tidore Kepulauan ini, juga meminta para camat untuk terus berkoordinasi dengan para Kapolsek, Danramil dan para kepala Puskesmas di wilayah masing agar bersinergi mengawasi dan mendukung para medis yang bertugas di lapangan. Semua pihak diminta untuk menyampaikan informasi terkait virus corona secara utuh dan benar, jangan membuat masyarakat panik

Camat Oba Utara, Syaifudin Gamtohe, menjelaskan
bahwa saat ini pihaknya telah membentuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19
tingkat kecamatan yang juga melibatkan unsur TNI, Polri dan kepala Puskesmas.
“Kami melakukan patrol bersama jika menemukan ada kerumanan orang, kami minta
secara tegas untuk membubarkan diri,” terang Syaifudin.

Camat Oba Halid Tomaidi menuturkan, pihaknya juga sudah meminta para kepala desa untuk ikut mengawasi warganya baru pulang dari luar daerah. Tercatat sekitar 17 orang mahasiswa yang baru kembali dari luar daerah yang terus dipantau dari sisi medis. “Hanya satu orang saja yang ditemukan masih berkeliaran, kami sudah sampaikan kepada orang tua yang bersangkutan jika masih membandel, akan kami serahkan penanganannya ke pihak Polsek,” tegasnya

 Kepala Puskesmas Ome, Kecamatan Tidore Utara, Suciyati Salim, meminta dukungan dari aparatur kecamatan, lurah hingga RT dan RW bersama aparat terkait untuk melakukan patrol rutin, mencegah kerumunan orang. Menurut Suciyati, masih ada orang yang berkerumun di wilayah kerja Puskesmas Ome seperti di lokasi play station, tempat permainan olah piker domino dan hajatan perkawinan.

    Disela-sela rapat tersebut, Sekda Asrul Sani menyampaikan apresiasi kepada para camat, lurah, kepala desa dan para kepala Puskesmas bersama tim medis di lapangan yang intens bekerja keras menangani penyebaran virus yang mematikan ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada Camat, lurah, kepala desa dan para kepala Puskesmas serta seluruh tenaga medis atas kerjasama dan kerja kerasnya,” tutur Asrul.(mdm/red)

Komentar

Loading...