Kecamatan Gebe Halteng Krisis Air Bersih

Ilustrasi krisis air bersih

Warga Terpaksa Beli Air Berih Satu Profil Rp 70 Ribu

WEDA-PM.com, Program Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Abdul Rahim Odeyani (Elang-Rahim) tentang air bersih yang layak dikonsumsi belum sepenuhnya dirasakan masyarakat Halmahera Tengah. Pasalnya, Masyarakat Kecamatan Pulau Gebe masih mengalami krisis air bersih. 

Rahman , salah satu
Warga Pulau Gebe mengaku, sampai saat ini mereka belum menikmati air bersih.
"Kami minta pemda halteng untuk seriusi masalah air bersih di pulau Gebe.
Sebab, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi,"kata
Rahman, salah satu warga Elfanun, baru-baru ini.

Senada disampaikan
Warga Kapaleo, menurut warga setempat, untuk mendapatkan air yang layak
dikonsumsi warga. “Harus membeli air bersih setiap hari harga Rp70 ribu dengan
ukuran tangki profil 1.000 liter. Jika dalam satu Minggu kita beli tiga tangki
maka biayanya  Rp210 ribu," ungkap Muna warga Kapaleo. Mereka
berharap pemda segera memfungsikan air PDAM yang sudah dibangun agar masyarakat
tidak mengeluarkan anggaran untuk membeli air bersih.

Sementara itu, Bupati Edi Langkara dikonfirmasi mengatakan, tahun ini pemerintah daerah akan memfungsikan bak penampung air yang sudah selesai dibangun. "Pemerintah daerah sudah bangun bak penampung air di desa Maming. Pekerjaannya tinggal pemasangan meteran air dan pipa air kerumah warga. Insya Allah tahun 2020 ini akan difungsikan," pungkasnya. (msj/red)

Komentar

Loading...