poskomalut.com
baner header

Kejari Halbar Lakukan Penyuluhan Hukum

JAILOLO-PM.com, Kejaksaan Negeri Kabupeten Halmahera Barat (Kejari Halbar) melalui Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) melakukan penyuluhan hukum di SMPN 2 Halbar, pada Kamis (27/02/2020).

Berdasarkan pantauan wartawan, program rutin tahunan pihak kejaksaan dari pusat sampai Daerah mendapat respon positif dari pihak sekolah terbukti dengan diikuti seluruh Siswa-siswi kelas VIII dan IX dan disaksikan oleh para Guru SMPN 2 Halbar, bahkan dalam kegiatan tersebut banyak siswa-siswa yang mengajukan pertanyaan seputar penanganan hukum dan sanksi hukum pada setiap pelanggaran hukum.

Dan untuk memberikan semangat kepada para siswa-siswi SMPN 2 Halbar agar memberikan pertanyaan atau menjawab pertanyaan, Tim JMS menyediakan coklat sebagai hadiah kepada setiap siswa yang dapat menjawab pertanyaan dari Tim JMS.

Kasi Intel Kejari Halbar, Deri Fuad Rachman, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud dari pelaksanaan program Nawa cinta dari Presiden RI, yakni melakukan revolusi karakter bangsa sekaligus memberikan pemahaman hukum pada siswa-siswi.

“Juga melaksanakan keputusan Jaksa Agung RI nomor : KEP- 184/A/JA/11/2015 tertanggal 18 November 2015 tentang pembentukan Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS),” ungkapnya usia kegiatan.

“Dan tujuan dari kegiatan JMS, untuk memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat sejak dini, salah satunya melalui program JMS ini,” kata Deri.

Jadi lanjut Deri, “materi yang diberikan ini juga seputar dugaan penyalahgunaan Narkoba, miras, Lem Ehabon dan sejumlah pelanggaran hukum lainnya serta sangsi yang akan diterima bagi pelanggannya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 2 Halbar, Wiwin Rahman, saat dikonfirmasi, mengatakan, dirinya selaku pihak Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih kepada Tim JMS Kejari Halbar.

” Karena kegiatan ini dapat memberikan pemahaman hukum kepada siswa-siswi nya melalui program JMS, dan kedepannya mereka lebih dapat memahami serta menyadari terutama terkait kedisiplinan,”

Wiwin juga berharap, agar program JMS ini tidak berakhir sampai disini, tapi bisa berlanjut terus, karena dampak dari kegiatan ini sangat besar terhadap siswa terutama soal kedisiplinan,” tambah Wiwin.(lan/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: