poskomalut.com
baner header

Kejari Haltim Berhasil Selamatkan Uang Negara Rp446 Juta dari Dua Kasus Korupsi

MABA-PM.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur (Haltim) berhasil mengembalikan kerugian negara sebesar Rp446.238.150, dari sejumlah kasus korupsi yang diungkap selama tahun 2021.

Kepala Kejari Haltim, Adri Nutanubun, didampingi Kasi Pidsus Dedy Santosa, Senin (20/10/2021) dalam konfrensi pers mengatakan, pengembalian kerugian negara tersebut diperoleh dari kasus air mancur tahun 2011 yang melibatkan terpidana ZA dan FD. Serta kasus penyelahgunaan dana dalam program peningkatan sistem pengawasan internal di Inspektorat Haltim.

“Jadi masyarakat perlu tahu bahwa kerugian negara yang berhasil dikembalikan Kejari Haltim ke kas negara itu terhitung sejak Maret-September tahun 2021,” kata Adri.

Dirinya merincikan pengembalian dari dua kasus tersebut diantaranya untuk kasus air mancur sebesar Rp146.683.150. Sedangkan untuk kasus pengawasan inspektorat sendiri berhasil dikembalikan sebesar Rp249.545.000.

“Jadi total dari dua kasus itu berhasil kita selamatkan anggaran negara sebesar Rp.446.238.150,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk perkara air mancur Kota Maba sendiri. Sesuai dengan putusan pengadilan Tipikor Kejaksaan Negeri Ternate, uang negara yang harus dikembalikan para terdakwa sebesar Rp550.000.000. Namun baru dipenuhi senilai Rp146.683.150. Sedangkan untuk kasus inspektorat sudah dikembalikan secara keseluruhan sebesar Rp249.545.000.

“Jadi untuk kasus air mancur, para terdakwa bersedih melakukan penyicilan secara bertahap, sedangkan untuk kasus inspektorat sudah dikembalikan secara menyeluruh. Jadi proses penyelidikan atas kasus tersebut dinyatakan selesai,” tuturnya.

Lebih lanjut, kasus air mancur yang masih dilakukan pembayaran secara bertahap itu. Adri mengaku pihak JPU bakal melakukan penagihan secara bertahap hingga seluruh kerugian berhasil dikembalikan ke kas negara.

“Karena dari para terdakwa juga bersedia mengembalikan, maka kita tetap melakukan penagihan secara bertahap,” tuturnya.

Adri bilang, prinsipnya Kejaksaan Negeri Halmahera Timur sangat berkepentingan untuk setiap pengungkapan kasus bisa dikembalikan kerugian negara melalui kas negara.

“Jadi semangatnya ke situ, karena kita ingin agar setiap kasus yang merugikan keuangan negara harus dikembalikan. Kita juga berkomitmen untuk tidak menutupi setiap kasus,” ungkap dia.

Ia menambahkan, Kejari Haltim mengapresiasi kepada keluarga terdakwa yang dengan kesadaran hukum yang tinggi sehingga mau mengembalikan kerugian negara paska putusan pengadilan.

“Kita juga mengapresiasi kepada keluarga para terdakwah yang dengan berbesar hati mau mengembalikan uang negara,” pungkasnya.

Penulis : Ikam|Editor : Mgr

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: