Kejari Layangkan P21A ke Penyidik Polsek Ternate Utara Terkait Kasus Sertifikat Vaksin Palsu

Kasi Intel Kejari Ternate, Aan Syaeful Anwar.

TERNATE-pm.com, Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate bakal melimpahkan pemberitahuan hasil Penyidikan Sudah Lengkap (P21A) ke penyidik Polsek Ternate Utara kasus dugaan sertifikat vaksin Covid-19 Palsu

Pelimpahan P21A dari JPU ke penyidik Polsek ini lantaran tim penyidik Polsek Ternate Utara tidak melimpahkan lima tersangka dan barang bukti atau tahap 2 meski berkas sudah dinyatakan lengkap.

"P21A yang akan dikirimkan hari ini untuk penyidik Polsek bisa secepatnya melimpahkan tersangka dan barang bukti ke JPU untuk selanjutnya bisa dilimpahkan ke pengadilan guna mengikuti proses persidangan," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ternate Abdullah melalui Kasi Intel Aan Syaeful Anwar, Selasa (15/8/2023).

“Hari ini baru kita kirim, karena sebelumnya kita sudah kirimkan P21 ke penyidik sebelum P21A,”sambungnya.

Lebih lanjut Aan menyatakan, surat yang dilayangkan masih belum direspon hingga batas waktu yang ditentukan, JPU masih akan mengirimkan P21A ke dua untuk penyidik.

“Kalau tidak ada respon sampai 30 hari, maka P21A ke dua akan kita kirimkan lagi, tapai kalau masih tidak direspon maka seluruh berkas yang dilimpahkan akan kita kembalikan seluruhnya ke penyidik,” tegasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Bondan Manikotomo dikonfirmasi menyatakan, satu tersangka yang kabur atas nama Soemaryono Purwanto alias Yono terus dicari.

“Yang kabur itu kita tetap cari, dan secepatnya kalau dapat langsung kita limpahkan tahap 2 empat tersangka ke JPU,” katanya.

Bahkan lanjut Bondan, tersangka Yono sudah ditetapkan sebagai DPO Satreksim Polres Ternate.

“Dia sudah kami tetapkan DPO dua minggu lalu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, lima tersangka dalam kasus sertifikat vaksin palsu tersebut, ditetapkan pada 26 Agustus 2021. Satu tersangka sudah meninggal dunia, satunya lagi kabur. Sementara tiga tersangka lainnya masih bebas berkeliaran.

Komentar

Loading...