Kejari Ternate Musnahkan Barang Bukti 13 Perkara

Pemusnahan barang bukti 13 perkara sudah berkekuatan hukum tetap. Foto|Aul.

TERNATE-pm.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate musnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum periode Desember-Mei 2024

Berlangsung di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Kamis (6/6/2024), barang bukti dimusnakan sudah berkekuatan hukum tetap atau inckrah dari Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

"Barang bukti narkotika maupun barang bukti pidana umum lainya yang hari ini adalah barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ternate, Abdullah.

Abdullah mengatakan, sebagai penuntut umum sekaligus eksekutor dalam pelaksanaan, maka Kejari memiliki tanggung jawab pemusnahan sebagai bentuk transparansi dalam pengelolaan barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Barang bukti dimusnahkan ini merupakan hasil putusan dari pengadilan atas pengungkapan kasus oleh kepolisian, baik Polres hingga Polsek.

“Barang bukti yang kami musnahkan ini mulai dari narkoba jenis ganja, sabu, miras, jamu hingga barang bukti pidana lain,” tuturnya.

Abdullah berharap, diberangusnya corpus delicti ke depan Maluku utara khususnya Kota Ternate dapat terbebas dari barang-barang ilegal terutama narkoba.

Adapun rinciannya; 13 perkara narkotika dengan berat 2614,905 gram, 5 perkara sabu 25, 8762 gram, 7 Handphone berbagai jenis beserta sim card, bong dan alat hisap serta 1 kasus kesehatan.

Sementara, Wakil Ketua PN Ternate, Haryanta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kejari atas langkah pembinasaan sesuai diputuskan pengadilan.

“Saya pribadi menyampaikan apresiasi, karena kalau sudah dilakukan pemusnahan seperti ini tentunya tidak ada menimbulkan kecurigaan terkait barang bukti yang sudah diputus oleh kami (pengadilan),” tukasnya.

Komentar

Loading...