Kejati Malut Beri Sinyal Lidik Kasus Bibit Jagung Distan Provinsi

Asiintel Kejaksaan Tinggi Malut, Efrianto.

TERNATE-PM.com, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) beri sinyal akan menyelidiki kembali kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bibit jagung 2017-2018 di Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Malut.

Kasus yang diduga melibatkan banyak pihak seperti dinas pertanian di sepuluh kabupaten/kota, pihak ketiga atau rekanan, pejabat pembuat komitmen atau PPK serta petani ini sempat di SP3.

Alokasi anggaran pengadaan bibit hibrida yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017-2018 di masa jabatan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Mohtar Husen itu senilai Rp 160 miliar.

Asiintel Kejaksaan Tinggi Malut Efrianto ketika diwawancarai awak media di halaman kantor Kejati Malut, Rabu (27/1/2021) mengatakan, terkait pengaduan adanya kasus tindak pidana korupsi akan di kroscek kembali.

"Besok saya akan kroscek, nanti baru sampaikan ya,"singkat Asiintel. (Bar/red)

Komentar

Loading...