Kejati Malut Kaji Dana Kelayakan Di Tiga Perusda

Kantor Kejati Malut

TERNATE-PM.com, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) mengaku telah melakukan pengkajian terhadap laporan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pembela Tanah Air Malut atas dugaan kasus dana kelayakan investasi pemerintah sejak tahun 2016, 2017 dan 2018 sebesar Rp 25 miliar, yang di kelolah oleh tiga Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemerintah Kota Ternate.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Malut, Richard Sinaga mengatakan, untuk laporan pengaduan dari LBH Pembela Tanah Air (Peta) Maluku Utara yang masuk ke Kejaksaan Tinggi terkait dengan dugaan kasus dana kelayakan investasi pemerintah yang dikelola oleh tiga Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemerintah Kota Ternate sudah didisposisi ke Kejati Malut.

"Aduannya sudah kami buat dalam bentuk Laporan Harian (Lapihar) setelah diadukan oleh LBH Peta, yang masuk ke Kejati,"ucap Richard kepada sejumlah wartawan, Rabu (15/7/2020).

Menurutnya, laporan tersebut sudah masuk Kajati dan nanti tindak lanjutinya seperti apa masih menunggu. Karena laporanya masih dikaji dan belum ada disposisi ke mana laporan tersebut.

"Kita masih menunggu, karena sekarang pak Kejati masih sibuk dengan berbagai kegiatan menyambut Hari Bhakti Adhyaksa Ke 60 Tahun 2020 yang akan jatuh pada Rabu (22/7/2020),"pungkasnya. (sam/red)

Komentar

Loading...