Komisi II DPRD Tikep Tawarkan Distan Buat Asuransi Petani

Ketua Komisi II DPRD Tidore, Murad Polisri.

TIDORE-PM.com, Selama ini pemerintah telah banyak mengeluarkan kebijakan dan program untuk membantu sektor pertanian. Namun, bantuan tersebut dirasa belum cukup mampu mengatasi berbagai masalah di sektor pertanian, terutama persoalan gagal panen.

Untuk itu, Komisi II DPRD Kota Tidore dalam rapat kerja dengan Dinas Pertanian awal pekan kemarin menawarkan pengusulan pembuatan asuransi petani.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore, Murad Polisiri kepada poskomalut.com, Selasa (11/1/2022) mengatakan, bahwa usulan pembuatan asuransi kepada 7.000 lebih petani dan ratusan organisasi kelompok tani di Kota Tidore Kepulauan kepada pemerintah daerah melalui dinas pertanian pada rapat tersebut, telah menemukan kesepahaman. Tinggal bagaimana menyiapkan regulasi untuk diusulkan pada tahun 2023 mendatang.

"Hal ini kami seriusi dengan dinas terkait,’’ ujar Murad.

Kata dia, pembuatan asuransi petani ini bukan tidak mungkin dilakukan, meskipun saat ini telah ada kebijakan pemerintah pusat membuat asuransi bagi petani padi. Namun, Kota Tidore bisa diterapkan bagi petani hortikultura seperti petani bawang, tomat dan cabe dan lain-lain yang menjadi komoditi unggulan.

"Kita akan lindungi dengan asuransi, baik itu menggunakan perda atau peraturan wali kota. Akan kita lihat sandaran regulasi yang tepat, yang jelas persoalan ini harus menjadi program prioritas Dinas Pertanian tahun 2023 ,’’ ucapnya.

"Pelaksanaan asuransi pertanian merupakan amanat dari undang-undang nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani pasal 37 ayat (1) yang berbunyi; pemerintah dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya berkewajiban melindungi usaha tani yang dilakukan oleh petani dalam bentuk asuransi pertanian," sambungya.

Dikatakanya, dengan tujuan asuransi pertanian yaitu untuk memberikan perlindungan kepada petani dalam bentuk bantuan modal kerja, jika terjadi kerusakan tanaman atau gagal panen sebagai akibat risiko faktor alam.

Asuransi mandiri bagi petani di Kota Tidore penting dilakukan sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada para petani.

"Saya pikir bisa kenapa tidak sebab BPJS saja daerah mampu membiayai kenapa tidak untuk petani yang kita alokasikan anggaran yang tepat sasaran kepada mereka," pungkas Murad.

Komentar

Loading...