Komisi III Desak Bupati Halteng Evaluasi Kontraktor Proyek Jalan Sakam-Palo

Munadi Kilkoda

Munadi : Kontraktor Kerja Lambat

WEDA-PM.com, Komisi III DPRD Halmahera Tengah, menyoroti sejumlah mega proyek milik Pemerintah Daerah (Pemda) Halteng, yang dikerjakan dengan sistem tahun jamak (multi years) Tahun 2019-2021, yang progres pembangunanya tidak sesuai target.

Salah satu proyek yang disoroti adalah Proyek multiyears jalan ruas Sakam-Palo Kecamatan Patani Timur. Hingga Tahun ini, proyek yang dikerjakan PT Tugu Utama Sejati itu, baru pada tahap dasar.
Komisi III, menilai kontraktor setengah hati mengerjakan tanggung jawabnya. Sebab, ini sudah tahun pertama memasuki tahun kedua, akan tetapi pekerjaanya baru tahap dasar, belum sampai ke sirtu apalagi hotmix.

Sekertaris Komisi III DPRD Halteng, Munadi Kilkoda menegaskan, Bupati Edi Langkara, harus segera mengevaluasi kontraktor pelaksana proyek multiyears ruas jalan Sakam-Palo.
"Kami minta dengan tegas, Bupati segera evaluasi PT Tugu utama sejati, selaku kontraktor yang melaksanakan proyek multiyear untuk ruas jalan Sakam-Palo,"ungkap Munadi, usai komisi III melakukan kunjungan di Patani Timur dan Patani Utara, Rabu (29/1/2020).

Ia menyatakan, berdasarkan kunjungan lapangan, Komisi III temukan kontraktor pelaksana hanya menyediakan beberapa alat untuk mengerjakan ruas jalan puluhan kilo itu. "Kami juga mendapat laporan dari warga, di hari-hari tertentu kadang mereka tidak bekerja,"ungkapnya.

Selain itu, pekerjaan proyek reklamasi kawasan ekonomi Tepeleo Kecamatan Patani Utara, juga disoroti Komisi III. Pasalnya, Proyek multiyears tersebut pekerjaanya sangat lambat. Menurut Politisi Nasdem ini, wilayah yang dibuat reklamasi kawasan ekonomi itu sewaktu-waktu akan menghadapi tekanan akibat musim utara yang bisa mempengaruhi pekerjaan yang sedang berlangsung.

"Kontraktor ini harus dipanggil untuk dimintai keterangan dari mereka terhadap tanggung jawabnya sesuai kesepakatan kontrak yang sudah ditandatangani kedua pihak. Kalau mereka tidak serius sebaiknya dievaluasi, dan dialihkan untuk dikerjakan pihak lain yang lebih siap,"papar Munadi yang juga Ketua AMAN Maluku Utara ini.

Ketua Fraksi Nasdem ini menyarankan, pemda Halteng, agar proyek multiyears yang sementara berjalan dialihkan statusnya menjadi reguler, sehingga Pemda tidak terlalu terbebani akibat dari target yang harus tuntas sesuai kerjasama.
"Atau kalaupun proyek multiyear ini diperkirakan tidak mungkin mencapai target karena ketidakseriusan kontraktor, sebaiknya dialihkan menjadi reguler saja,"terangnya.

Sementara itu, pekerjaan ruas jalan Tepelo-Palo yang dikerjakan PT Labrosco Yal, dan Reklamasi Patani mendapat apresiasi dari Komisi III. Apresiasi ini bukan tanpa alasan, sebab kedua proyek tersebut dikerjakan sesuai target dan menunjukan progres maju.

"Kami juga apresiasi PT Labrosco Yal yang telah selesai mengerjakan ruas jalan Tepeleo-Palo sesuai target, juga reklamasi Patani yang menunjukan progres maju,"imbuhnya.(msj/red)

Komentar

Loading...