poskomalut.com
baner header

Komisi III DPRD Halteng Soroti Galian C Milik PT Tugu Utama Sejati

WEDA-PM.com, Anggota DPRD Halmahera Tengah (Halteng), Munadi Kilkoda, menyoroti aktivitas tambang galian C di Sungai Gowonli, Peniti Kecamatan Patani Timur.

Pasalnya, aktivitas galian C yang dikerjakan PT Tugu Utama Sejati, diduga tidak memiliki izin usaha pertambangan, dan izin lingkungan sebagaimana diatur dalam ketentuan undang-undang minerba dan undang-undang lingkungan hidup.

Padahal menurut Munadi, aktivitas tersebut kategori kegiatan pertambangan mineral bukan logam dan batuan dan dilakukan di sungai yang berpotensi merusak media lingkungan di kawasan itu. “Ini akan kami konfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup. Jika memang kedapatan tidak ada izin, kami minta dengan tegas seluruh aktifitas mereka dihentikan segera dan diberikan sanksi atas pelanggaran hukum yang dilakukannya,”tegas, sekertaris komisi III DPRD halteng ini, Jumat (25/9/2020).

Munadi menyatakan, sanksi tersebut jelas diatur dalam undang-undang lingkungan. Untuk itu, pemerintah harus tegas bicara itu. Tidak boleh main-main. “Pelanggaran hukum tidak boleh ditolelir. Sanksi atas setiap perbuatan yang menyalahi ketentuan hukum harus tegas,”tandas, politisi NasDem ini.

Pemerintah kata dia, tidak boleh menganggap enteng atas masalah ini. Sebab, aktivitas galian C yang dilakukan PT Tugu Utama Sejati itu, di sungai dan berdekatan dengan perkebunan warga.

“Apalagi laporan yang saya terima, kebun kelapa masyarakat terancam dengan aktifitas penggalian mereka. Ini pasti tidak ada ganti kerugian,”tukasnya.

Munadi bilang, kegiatan ilegal seperti ini bukan sekedar merugikan warga tapi juga merusak lingkungan. Bahkan pemerintah juga dirugikan. Hal ini lantaran tidak ada pendapatan yang masuk ke kas daerah dari sektor pajak. Padahal, sudah jelas diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) pajak daerah.

“Kami akan segera memanggil pihak perusahan ini untuk dimintai penjelasan atas aktifitas yang mereka lakukan saat ini,”ujarnya berjanji.

Lanjutnya, pemanggilan tersebut akan segera diagendakan dalam waktu dekat. Selain itu, kata dia, DPRD bakal melakukan kunjungan ke lokasi untuk mengecek kondisi lapangannya.

“Informasi yang kami terima saat ini galian C tersebut dipergunakan untuk material jalan yang dikerjakan oleh PT Intim Kara,”tandasnya.(msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: