Lab Kesda Ternate Tegaskan Tak ada Pungutan Untuk Rapid Test

Jubir Gugus Tugas Ternate dr. Muhammad Saggaf

dr Muhammad : Rapid dikhususkan untuk warga Ternate yang Miliki Tracing Kontak

TERNATE - PM, Juru Bicara Gugus Tugas Kota Ternate dr. Muhammad Sagaf, membantah jika melakukan rapid test dikenakan biaya. Menurutnya, dikenai biaya jika rapid tes dilakukan di Lab lain di luar dari lab kesda.

Ia mengaku, di Ternate ada beberapa lab yang melakukan rapid tes, salah satunya Prodia dan Kimia Farma. Kedua lab tersebut memang ada biaya untuk tes.

Sementara untuk lab kesda, yang dibayarkan yakni biaya membelikan teskit ke labkesda untuk dites. 

Jadi pada Sabtu (9/5), ada sebanyak 14 orang yang melakukan repid di lab kesda itu, hanya meminta bantu tenaga lab kesda untuk membelanjakan teskit untuk melakukan test. "Jadi ada yang minta bantu untuk dibelikam teskit di lab kesda, jadi bukan pungut biaya namun membantukan, jadi orang yang melakukan perjalanan meminta bantu lab kesda untuk membelanjakan teskitnya, dengan biaya sekitar Rp 300.000 - Rp 400.000 per satu orang,"jelas dr  Muhammad.

Sementara jika melakukan rapid test di kimia Farma atau Prodia, mungkin akan membayar sekitar Rp 600.000.

Ia juga menegaskan, sementara dari Gugus tugas atau lab kesda memang tidak ada, pungutan untuk repid test. "Soal pembayaran itu ada miss komunikasi yang perlu diluruskan, kalau warga yang mau melakukan perjalanan sebaiknya ke Kimia Farma atau Prodia saja, karena Kota Ternate kita hanya fokus pada penanganan khususnya kontak warga kota ternate, yang diduga memiliki tracing kontak dengan pasien positif,"jelasnya. (Cha/red)

Komentar

Loading...