Lagi, Musda Golkar Malut Kembali Ditunda

Arifin Djafar

TERNATE-PM.com, Musda Partai Golkar di perpanjang lagi, sesuai dengan surat DPP partai Golkar nomor 95 menyangkut dengan penundaan ke tiga musda partai Golkar, di Lima DPD partai Golkar Provinsi Maluku Utara.

Kepada poskomalut.com, Senin (16/3/2020), Arifin Djafar, Sekertaris DPD Partai Golkar Maluku Utara mengatakan, semalam mendapatkan konfirmasi lisan dari sekertariat Jendral DPP Partai Golkar bahwa adanya perpanjangan musda lima partai Golkar Provinsi Maluku Utara, dari tanggal 16 Maret sampai dengan tanggal 19 Maret 2020. "Adapun pelaksanaan acara pembukaanya itu dilaksanakan pada Rabu 18 Maret pukul 10.30 Wit," ungkapnya.

Arifin menjelaskan, alasan perpanjang waktu pelaksanaan Musda Golkar dan penundaan waktu pembukaan sidang-sidang ini disebabkan, karena alasan tehnis organisatoris adanya pergantian pejabat penerima mandat dari ketua umum di level wakil ketua umum yang ditugaskan ke Maluku Utara. "Penerima mandat yang terbaru atau yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas ketua umum di Provinsi yang lain, sehingga tidak bisa menghadiri Musda Golkar Malut untuk itu adanya penundaan. Sehingga yang bersangkutan akan tiba di Ternate pada hari Rabu pagi sehingga pelaksanaan kita lakukan pada hari Rabu pagi," ungkapnya

Dan alasan yang kedua, kata Arifin yaitu menyangkut dengan waspada virus Corona untuk wilayah Maluku Utara, jadi semalam pihaknya diminta untuk menjelaskan terkait dengan status daerah menyangkut dengan virus Corona. "Artinya musda ini kan mengumpulkan orang lebih dari 100, itu juga perlu ada langlah-langkah kewaspadaan dampak dari virus Corona, untuk itu peserta juga kita perlu sterilisasi," jelasnya.

Sehingga langkah kongkrit yang diambil oleh panitia hari ini yakni menyediakan masker kurang lebih 500-1000 buah dari Jakarta, yang akan diberikan pada peserta, dan yang terpenting adalah pemerintah harus menetapkan status kewaspadaan menyangkut dengan virus Corona dan langkah apa yang harus diambil, sehinga para pejabat tinggi partai Golkar mau bergerak juga dibatasi.

Ia menambahkan, kalau untuk kewenangan dan memperpanjang Musda Golkar itu wilayahnya DPP partai Golkar, sehingga pihaknya hanya mengikuti apa yang diputuskan oleh DPP partai. "Kami panitia penyelengara berharap tidak ada perpanjangan musda lagi,"pungkasnya. (Ris/red)

Komentar

Loading...