Lalai, Karyawan IWIP Dilindas Loader

Korban tewas yang dilindas alat berat (foto ist)

Pelaku Sudah Diamankan di Polres Halteng

WEDA-PM.com, Seorang Karyawan PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) tewas mengenaskan di lokasi kerja lantaran dilindas alat berat jenis loader. Korban yang diketahui bernama Herminto J Bunga itu merupakan warga asal  Desa Todowongi Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Peristiwa naas itu terjadi, Sabtu (15/2/2020) di lokasi industri tepatnya di smelter satu PT. IWIP.

Kronologis kejadian dimana korban diketahui telah digilas oleh alat berat loader yang dikendari oleh pelaku bernama Sahril Siraju. Dimana, korban yang saat itu berhenti di samping kanan loader lantaran menunggu dua alat berat loder, dan triler akan melintas dan untuk berbalik arah pada kesempatan itu pun korban telah melihat jam tangan jatuh dari loder yang diduga milik pelaku, spontan korban pun berniat untuk mengambil jam tangan korban pun jatuh dibawah loder yang betepatan loder itupun sudah mau berjalan terpaksa korban pun dilindas oleh loder.

Kasubag Humas Polres Halteng, IPTU Sudarlin mengatakan, sesuai keterangan saksi hasil pemeriksaan, tepatnya di pertigaan jalan tempat parkiran bus di Areal PT. IWIP, kemudian saksi Julianto Jafar bersama korban berhenti tepat di sebelah kanan alat berat jenis Loder yang sedang berhenti, karena pada saat itu dari arah depan alat berat Loder ada alat berat jenis trelier yang sedang lewat dan akan berbelok arah. Kemudian saksi melihat  korban dengan posisi masih berada di atas motor akan mengambil jam tangan yang jatuh dari atas alat berat jenis loder, dan pada saat korban mengambil jam tangan tersebut korban pun terjatuh dan bersamaan alat berat loder pun jalan, kemudian korban dilindas oleh ban belakang sebelah kanan alat berat loder tersebut.

"Saksi
saat itupun berteriak untuk menyuruh pelaku memberhentikan kendaraan yang saat
itu ban belakan loder diatas badan korban, pelaku pun ikut mengundurkan
kendaraannya disitu ban muka loder kembali mengguilar korban yang kedua
kalinya," jelasnya.

Meski
begitu, Polres Halmahera Tengah hingga kini belum membeberkan kepada wartawan
atas hasil pemeriksaan terhadap pelaku terkait kejadian tersebut. Kasat Reskrim
Polres Halteng Iptu A. Effan Sulaiman mengatakan, hasil pemeriksaan tidak bisa
diberitahu secara rinci, lantaran itu menjadi hasil pegangan pihak
kepolisian. 

"Namanya
berita tidak bisa menjelaskan secara rinci. Intinya disitu hasil pemeriksaan
sementara diduga besar karena kelalaian,” paparnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara pelaku diduga lalai dalam mengemudi kendaaran. Ia mengaku kejadian tersebut adalah murni laka kerja, karena kejadian tersebut benar terjadi dilokasi pertambangan bukan dijalan umum dan pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Halteng. (msj/red)

Komentar

Loading...