Langgar PP 53, Mantan Bendahara Humas Halteng Tak Dipecat

Mantan Bendahara Humas Firman Arif

WEDA-PM.com, Mantan Bendahara Humas dan Protokoler Setda Halmahera Tengah, Firman Arif, belum juga dipecat dari pegawai negeri sipil (PNS). Padahal, terhitung 6 bulan sudah yang bersangkutan tidak lagi berkantor, setelah diketahui menggelapkan anggaran media.

Peraturan pemerintah (PP) 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS sudah jelas, dimana apabila PNS tidak hadir selama 48 hari dalam setahun maka harus dipecat. Jika mengacu pada PP tersebut yang bersangkutan sudah harus lepas dinas alias dipecat dari PNS karena telah melanggar PP 53.

Sekertaris Daerah (Sekda) Halteng, Yanto M Asri dikonfirmasi menyatakan, dalam PP 53 tahun 2020 memang sudah jelas, hanya saja
harus mengikuti seluruh tahapan mekanisme yang ada secara bertahap. "Tidak serta merta melakukan pemecatan karena takutnya kita dituntut balik. Makanya ada tahapan yang harus dipenuhi,"katanya, Senin (13/4).

Ia mengatakan, tahapan yang harus dipenuhi adalah misalnya yang bersangkutan sudah berapa kali dipanggil baik secara tertulis maupun lisan oleh instansi terkait.

"Setiap apel selalu tekankan ke setiap kepala SKPD tahapan pemanggilan disiplin pegawai tetap ditegakkan. Persoalan dia datang atau tidak itu bukan urusan kita yang penting mekanismenya kita ikuti,"paparnya.

Kabag Humas dan Protokoler Halteng Zakaria Latif dikonfirmasi mengaku, secara kelembagaan pihaknya sudah memanggil Mantan Bendahara Humas itu berulang kali, baik secara lisan maupun tulis. Hanya saja dia (Firman Arief) tidak pernah memenuhi panggilan. Firman kata dia, pernah memenuhi surat panggilan satu kali.

"Namun setelah itu sampai sekarang yang bersangkutan tidak ada kabar. Ditelpon pun nomornya tidak aktif,"ujarnya.(msj/red)

Komentar

Loading...