Lapas Kelas IIA Ternate Berikan Remisi ke 179 Orang Napi

TERNATE-PM.com, Sebanyak 179 orang Narapidana (Napi) di Lembaga Pemasrakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate Maluku Utara mendapatkan remisi di lebaran hari raya idul Fitri tahun 2020.

Dimana remisi yang sudah diberikan ini berdasarkan surat Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tahun 2020 untuk Narapidana yang mendapat remisi khusus di Idul Fitri.

Kepala Lapas Kelas IIA Ternate Maluku Utara, Maman mengatakan, untuk lebaran Idul Fitri kali ini pihaknya hanya mengusulkan sebanyak 179 Narapinada yang mendapatkan remisi di momentum hari raya Idul Fitri tahun 2020 ini.

Mereka yang mendapatkan remisi ini sebelumnya telah dinyatakan memenuhi syarat tertentu yakni Napi yang berkelakuan baik selama menjalani masa hukumanya di Lapas sehingga diusulkan untuk menerima remisi di hari besar lebaran Idul Fitri.

Maman juga menyampaikan, dari 179 Napi yang mendapatkan remisi ini sudah berdasarkan klasifikasi remisi dimana untuk remisi normal sebanyak 93 orang, remisi PP 28 tahun 2006 sebanyak 1 orang dan remisi PP 99 tahun 2012 sebanyak 85 orang.

Untuk remisi normal merupakan tidak pidana umum, Napi harus menjalani pidana minimal 6 bulan dihitung sejak tanggal penahanan terakhir, untuk tidak pidana korupsi wajib membayar denda dan atau uang pengganti serta memperoleh keterangan Justice Colaborator (JC) sementara untuk tidak pidana narkotika pidana diatas 5 tahun penjara harus memperoleh keterangan (JC).

Sedangkan untuk besaran remisi yang di peroleh Napi semenjak masa tahanan itu diberikan bervariasi yakni ada yang 15 hari sebanyak 23 orang, 1 bulan sebanyak 123 orang, 1 bulan 15 hari sebanyak 27 orang dan remisi 2 bulan sebanyak 6 orang.

"Untuk tahun ini kami usulkan Napi di Lapas kelas IIA Ternate yang mendapat remisi di Idul Fitri sebanyak 179 orang,"ujar Maman kepada wartawan, Sabtu (23/5/2020).

Maman menambahkan, dengan pemberian remisi kepada 179 Narapidana Lapas Kelas IIA Ternate ini pada saat mereka keluar nanti bisa berkumpul sama keluarga di momentum hari raya Idul Fitri di rumah untuk bisah memperbaiki kesalahan yang telah dibuat selama ini.

"Semoga mereka yang mendapatkan remisi ini bisa meresapi momentum hari raya tahun ini dengan keluarga mereka dan juga jangan mereka lupa bersyukur kepada tuhan yang maha Esa Allah SWT atas apa yang sudah diperbuat untuk bisah diperbaiki kembali," pungkasnya. (sam/red)

Komentar

Loading...